Ponpes Al Qodiri Gumukmas Gelar Kirab Santri dengan Muatan Budaya Nusantara
M-Radar News, Pondok Pesantren Darul Thalibin Al Qodiri 2 di Dusun Krebet, Desa Gumukmas, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, menggelar kirab santri sejauh 2 kilometer yang diikuti 475 peserta, Sabtu 4 Juli 2026. Kegiatan itu menjadi puncak rangkaian Asyilatul Imtihan ke-23 tahun 2026 dengan mengusung tema budaya dan tradisi.
Kirab santri tidak hanya diikuti santri putra dan putri, tetapi juga melibatkan santri TPQ. Sebelum kirab, pesantren menggelar bazar UMKM dan bazar santri. Rangkaian acara dilanjutkan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas setempat untuk masyarakat umum.
Ketua Pengurus Pondok Pesantren Darul Thalibin Al Qodiri 2, Amirudin, mengatakan kirab santri sengaja dikemas dengan muatan budaya Nusantara. “Kami mengucapkan terima kasih kepada wali santri, santri, masyarakat, dan panitia atas terselenggaranya kirab santri yang dihadiri Muspika. Kerja keras semua pihak ini bertujuan agar santri tidak hanya bisa mengaji dan sekolah, tetapi juga bisa merawat jiwa Nusantara,” ujar Amirudin saat dikonfirmasi RRI.
Menurutnya, tema yang diusung tahun ini adalah budaya dan tradisi. Peserta kirab menampilkan kesenian Reog, Barongan, adat Dayak, hingga kostum Walisongo maupun yang lainya. “Dengan mengangkat kultur budaya Indonesia, kami ingin memberikan pemahaman kepada generasi muda dan masyarakat. Saat ini banyak generasi bangsa yang mulai melupakan tradisi dan budaya,” jelasnya.
Amirudin berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang bagi santri untuk mengenalkan dan melestarikan warisan budaya, sekaligus mempererat hubungan pesantren dengan masyarakat Gumukmas. Rangkaian Asyilatul Imtihan ke-23 ini diharapkan menjadi agenda rutin yang tidak hanya menjadi ajang evaluasi santri, tetapi juga wujud kontribusi pesantren dalam menjaga nilai-nilai kebudayaan di tengah masyarakat.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











