Berkshire Hathaway Borong Saham Alphabet Rp 178 T

Berkshire Hathaway Borong Saham Alphabet Rp 178 T

M-Radar NewsBerkshire Hathaway Inc. melakukan pembelian saham Alphabet Inc. senilai sekitar USD 10 miliar atau setara Rp 178 triliun pada kuartal II 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi investasi agresif CEO Greg Abel yang memanfaatkan cadangan kas perusahaan untuk ekspansi dan diversifikasi portofolio.

Langkah Investasi Strategis

Berkshire Hathaway, yang dikenal dengan pendekatan investasi konservatif di bawah Warren Buffett, kini mulai beralih di bawah kepemimpinan Greg Abel dengan fokus baru pada sektor teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI). Investasi besar di Alphabet ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengadopsi tren teknologi masa depan.

Selain investasi di Alphabet, Berkshire juga menggelontorkan dana sekitar USD 6,8 miliar (Rp 121 triliun) untuk mengakuisisi Taylor Morrison Home Corp, perusahaan pengembang perumahan, yang menegaskan strategi value investing perusahaan.

Kinerja Keuangan dan Buyback Saham

Pada kuartal II 2026, Berkshire Hathaway melakukan buyback saham senilai USD 4,5 miliar (Rp 80,1 triliun), setelah sempat berhenti lebih dari setahun. Aksi ini dilakukan karena jajaran eksekutif menilai nilai intrinsik saham perusahaan lebih tinggi dari harga pasar saat ini, sekaligus menjadi sinyal kepemimpinan baru Greg Abel.

Kinerja operasional Berkshire juga menunjukkan tren positif dengan laba operasional naik 16 persen menjadi hampir USD 13 miliar (Rp 231,4 triliun). Peningkatan kinerja ini didorong oleh divisi manufaktur, jasa, ritel, serta utilitas yang mencatat kenaikan laba antara 24 hingga 27 persen.

Performa Unit Bisnis Utama

Unit perkeretaapian BNSF mencatat kenaikan laba bersih 6,3 persen menjadi USD 1,6 miliar (Rp 28,5 triliun) berkat pertumbuhan volume pengiriman kargo walau menghadapi tantangan biaya bahan bakar. CEO BNSF, Katie Farmer, fokus meningkatkan margin operasional dan efisiensi industri logistik.

Di sisi lain, bisnis asuransi utama Berkshire, Geico, mengalami penurunan laba underwriting sebelum pajak sebesar 45 persen menjadi USD 994 juta (Rp 17,7 triliun) akibat tingginya klaim dan biaya pemasaran. Namun, pertumbuhan unit asuransi lain membantu menahan koreksi laba underwriting grup secara keseluruhan sebesar 13 persen menjadi USD 1,7 miliar (Rp 30,3 triliun).

Dampak dan Respon Pasar

Masuknya saham Alphabet ke dalam portofolio menjadikan perusahaan teknologi ini berada di jajaran lima besar investasi Berkshire, menggantikan Chevron. Ini menandai perubahan signifikan dalam komposisi portofolio yang selama ini didominasi oleh sektor tradisional.

Meski demikian, saham Berkshire kelas B hanya naik 3,8 persen sepanjang tahun hingga akhir Juli 2026, masih tertinggal dibandingkan indeks S&P 500 yang menguat sekitar 13 persen. Respons positif tetap diberikan oleh pemegang saham terhadap gaya manajemen dan strategi investasi Greg Abel yang dinilai progresif.

Penurunan simpanan kas perusahaan dari USD 397 miliar menjadi USD 365,5 miliar juga mencerminkan pemanfaatan dana untuk investasi dan buyback saham.

Langkah Berkshire Hathaway ini menjadi indikasi penting bagaimana konglomerasi investasi besar menyesuaikan strategi untuk menghadapi dinamika pasar global dan teknologi yang berkembang pesat.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup