Tahun Ini, Pemkab Jembrana Targetkan 20 Titik PJU Mati Diperbaiki di Tiap Desa dan Kelurahan
M-Radar News, Jembrana – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana, menargetkan sedikitnya 20 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mati atau mengalami kerusakan di setiap desa dan kelurahan dapat diperbaiki sepanjang tahun 2026.
Upaya tersebut menjadi perhatian Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, yang turun langsung memantau proses penggantian PJU di Desa Mendoyo Dangin Tukad, pada Selasa (22/9/2026).
Bupati Kembang mengatakan, perbaikan PJU dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Melalui APBD Induk 2026, masing-masing desa dan kelurahan memperoleh alokasi perbaikan untuk 10 titik PJU.
Penentuan titik yang menjadi prioritas perbaikan diserahkan kepada pemerintah desa dan kelurahan melalui mekanisme musyawarah. Hal tersebut dilakukan agar perbaikan dapat diarahkan pada lokasi yang dinilai paling membutuhkan penerangan.
“Kita tahun ini untuk pergantian lampu penerangan jalan umum, tiap desa mendapat 10 titik di awal, dan 10 titik lagi pada anggaran perubahan,” kata Kembang.
Dengan tambahan alokasi melalui APBD Perubahan, Pemkab Jembrana menargetkan sedikitnya 20 titik PJU di setiap desa dan kelurahan dapat ditangani tahun ini.
Dalam peninjauan tersebut, Kembang juga memastikan kualitas dan spesifikasi teknis lampu yang dipasang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Ia meminta, masa garansi produk diperpanjang untuk memastikan kualitas dan ketahanan PJU yang telah dipasang. “Garansinya juga saya minta ditambah. Kalau sebelumnya lima tahun, kita minta menjadi tujuh tahun,” ujar Kembang.
Selain mengganti lampu PJU yang mati, Kembang meminta pekerjaan di lapangan sekaligus dimanfaatkan untuk melakukan penataan terhadap kabel-kabel internet yang sudah tidak digunakan.
“Sambil mengganti lampu yang mati, saya juga minta untuk merapikan kabel internet yang sudah tidak berfungsi,” tegasnya.
Menurut Kembang, perbaikan PJU tidak hanya berkaitan dengan penerangan jalan, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Penataan kabel yang tidak lagi digunakan diharapkan turut membuat lingkungan menjadi lebih rapi.
Pemkab Jembrana berharap, program tersebut dapat meningkatkan kualitas penerangan di sejumlah ruas jalan desa dan kelurahan, terutama pada malam hari, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan tertata.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











