Tanggul Kali Angke Segmen Permata Buana Capai 90 Persen, Gubernur Pramono Optimistis Tekan Risiko Banjir

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun langsung meninjau pembangunan tanggul Kali Angke Segmen Permata Buana, Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat, Selasa (3/11/2026). Foto: dok/ppid.

M-Radar News, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, terus memperkuat upaya pengendalian banjir melalui pembangunan tanggul di sepanjang Kali Angke. Salah satu proyek yang tengah dikebut berada di Segmen Permata Buana, Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat, dengan progres pembangunan mencapai 90 persen.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun langsung meninjau perkembangan proyek tersebut pada Selasa (3/11/2026). Pembangunan tanggul sepanjang 2,057 kilometer itu merupakan bagian dari JakTirta Project yang dikerjakan selama periode 2025-2026.

Baca juga:

Gubernur Pramono menjelaskan, penanganan Kali Angke Segmen Permata Buana dibagi menjadi empat bagian dengan total panjang mencapai 2,057 kilometer.

“Pembangunan prasarana dan sarana Kali Angke Segmen Permata Buana memiliki total panjang penanganan 2,057 kilometer yang terbagi dalam empat segmen, yakni Segmen 1 sepanjang 661 meter, Segmen 2 sepanjang 597 meter, Segmen 3 sepanjang 683 meter, dan Segmen 4 sepanjang 116 meter,” katanya.

Dalam proyek tersebut, pekerjaan difokuskan pada pemasangan turap atau sheet pile untuk memperkuat struktur tebing sungai. Infrastruktur ini diharapkan mampu mendukung kelancaran aliran air menuju hilir sekaligus meningkatkan kapasitas tampungan Kali Angke.

Gubernur Pramono berharap, pembangunan tanggul tersebut dapat menekan risiko banjir yang selama ini mengancam kawasan permukiman di Kecamatan Kembangan, terutama Kelurahan Kembangan Utara.

“Pembangunan prasarana dan sarana Kali Angke Permata Buana beserta kelengkapannya diharapkan mampu meningkatkan kapasitas tampungan air, mengurangi risiko banjir di Kecamatan Kembangan, khususnya di Kelurahan Kembangan Utara yang dilintasi oleh Kali Angke,” jelasnya.

Pembangunan tanggul tersebut mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Ketua RW 11 Kembangan Utara, Ganda Setia Kurnia, mengaku menyambut baik proyek yang dinilai menjadi harapan warga untuk mengurangi persoalan banjir di lingkungan mereka.

Menurut Ganda, kawasan tersebut selama ini kerap terdampak banjir. Karena itu, warga berharap keberadaan tanggul dapat memberikan perlindungan lebih baik ketika hujan deras mengguyur wilayah Jakarta Barat.

Baca juga:

“Sangat-sangat antusias karena selama ini kan sering banjir. Begitu selesai, semua bersemangat, mudah-mudahan enggak banjir lagi,” ungkapnya.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Pramono turut didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum, Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah, dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah.

Tampak juga Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi Mutiara, serta Kepala Biro Kepala Daerah Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Fanny Juniadi.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 90 persen, Pemprov DKI Jakarta berharap proyek tanggul Kali Angke Segmen Permata Buana dapat segera diselesaikan.

Keberadaan infrastruktur tersebut, diharapkan menjadi bagian dari penguatan sistem pengendalian banjir sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di sekitar aliran sungai.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Baca juga:
Tutup