Tinjau Jalan Lingkar Barat Delanggu, Plt Bupati Klaten Pastikan Proyek Rampung sesuai Target
M-Radar News, Klaten – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten, Mahanni Yulindha Pratiwi meninjau langsung progres pengerjaan rehabilitasi Jalan Lingkar Barat Delanggu, Senin (2/11/2026). Hingga awal November, pengerjaan infrastruktur jalan tersebut telah mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung paling lambat 11 Desember 2026.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses rehabilitasi berjalan sesuai rencana dan target waktu yang telah ditetapkan. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan kualitas pekerjaan infrastruktur yang nantinya akan dimanfaatkan masyarakat.
Rehabilitasi Jalan Lingkar Barat Delanggu, meliputi sejumlah ruas yang berada di wilayah Desa Karang, Sribit, dan Krecek, Kecamatan Delanggu. Total panjang jalan yang mendapatkan penanganan mencapai 1.760 meter.
Dalam kesempatan tersebut, Mahanni menyampaikan, optimisme bahwa pekerjaan rehabilitasi dapat diselesaikan sesuai jadwal. Dengan capaian progres yang telah mencapai 70 persen, pemerintah daerah berharap jalan tersebut sudah bisa dimanfaatkan secara optimal sebelum pergantian tahun.
“Alhamdulillah, progres rehabilitasi Jalan Lingkar Barat Delanggu sudah mencapai 70 persen dan ditargetkan selesai maksimal 11 Desember. Kami berharap sebelum pergantian tahun, jalan ini sudah dapat dilalui masyarakat dengan nyaman,” ujar Plt. Bupati akrab disapa Mbak Linda itu.
Menurutnya, penyelesaian rehabilitasi jalan ini memiliki arti penting dalam menunjang kelancaran mobilitas masyarakat dan kendaraan, termasuk angkutan umum.
Terlebih, kebutuhan akses transportasi yang memadai diperkirakan meningkat menjelang periode libur akhir tahun. Tidak hanya untuk mendukung aktivitas sehari-hari, Jalan Lingkar Barat Delanggu juga memiliki fungsi strategis dalam pengaturan lalu lintas.
Jalur tersebut menjadi salah satu alternatif pengalihan arus kendaraan saat musim mudik Lebaran, khususnya untuk membantu mengurangi kepadatan di jalur utama Solo-Yogyakarta.
Karena itu, peningkatan kualitas jalan diharapkan dapat memberikan kenyamanan sekaligus mendukung kelancaran perjalanan masyarakat ketika volume kendaraan meningkat pada periode libur panjang.
Mbak Linda menjelaskan, rehabilitasi kali ini menggunakan metode pengaspalan dengan ketebalan sekitar 2 sentimeter yang dikombinasikan dengan campuran semen.
Penerapan metode tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas permukaan jalan yang sebelumnya kerap mengalami kerusakan akibat pengaruh cuaca dan kondisi kontur tanah.
“Dengan metode baru ini, kami berharap hasil perbaikan lebih rapat, aman, dan tidak mudah mengalami pergeseran. Kalaupun nantinya diperlukan pemeliharaan, kerusakannya diharapkan tidak terlalu signifikan maupun membahayakan pengguna jalan,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten berharap, rehabilitasi Jalan Lingkar Barat Delanggu tidak hanya menyelesaikan persoalan kerusakan jalan, tetapi juga meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan dalam jangka panjang.
Dengan target penyelesaian pada 11 Desember 2026, keberadaan jalan yang telah direhabilitasi diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat, memperlancar distribusi mobilitas kendaraan, serta menjadi jalur alternatif saat menghadapi peningkatan arus lalu lintas.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.















