Jelang HUT RI ke-81 Menkes Soroti Angka Kematian TBC Tertinggi Setelah India
M-Radar News, Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan serius dengan angka kematian akibat tuberkulosis (TBC) yang menjadi tertinggi kedua di dunia setelah India. Pernyataan ini disampaikan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Dalam agenda skrining TBC dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berlangsung di pesantren dan permukiman padat penduduk di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Budi menegaskan bahwa TBC tetap menjadi penyakit menular dengan angka kematian lebih tinggi dibandingkan COVID-19 di Indonesia.
Budi menjelaskan bahwa meskipun TBC adalah penyakit yang telah ada ribuan tahun dan obat yang efektif tersedia, Indonesia masih menempati posisi kedua dunia dalam hal jumlah kematian akibat TBC. Hal ini menunjukkan perlunya penanganan lebih serius dan cepat.
Penyebab dan Tantangan Penanganan TBC
Salah satu permasalahan utama adalah keterlambatan dalam mendeteksi penderita TBC. Banyak orang yang terinfeksi belum menjalani skrining sehingga penyakit tidak terdiagnosis lebih awal. Kondisi ini menghambat pengobatan dan meningkatkan risiko penularan serta kematian.
Budi menegaskan, “Obat TBC sudah ada dan manjur. Jika pasien rutin mengonsumsi obat sesuai ketentuan, penyakit ini bisa disembuhkan.” Oleh karena itu, pemerintah mendorong skrining yang lebih agresif agar penderita dapat segera ditemukan dan mendapat pengobatan tepat waktu.
Upaya Pemerintah dalam Mengurangi Angka Kematian
Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk memperluas cakupan skrining TBC sebagai langkah utama memutus rantai penularan dan menurunkan angka kematian. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan rata-rata usia harapan hidup masyarakat Indonesia.
Dengan memperbanyak skrining dan pemeriksaan kesehatan secara gratis di masyarakat, terutama di wilayah dengan risiko tinggi seperti permukiman padat penduduk, pemerintah berharap dapat mengidentifikasi kasus TBC lebih cepat dan memberikan pengobatan yang efektif.
Kontribusi TBC terhadap Kesehatan Publik
TBC merupakan penyakit menular yang berpotensi menimbulkan dampak serius pada kesehatan masyarakat jika tidak ditangani dengan baik. Dengan posisi Indonesia yang menempati ranking kedua dunia dalam angka kematian akibat TBC, perhatian khusus dan tindakan cepat sangat diperlukan untuk mengatasi masalah ini.
Peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya skrining dan pengobatan TBC menjadi bagian penting dari strategi nasional kesehatan. Pemerintah terus berupaya memfasilitasi akses layanan kesehatan dan edukasi untuk mendorong deteksi dini dan pengobatan tepat sasaran.
Menjelang HUT RI ke-81, peringatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menekan angka kematian akibat TBC dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












