Perkuat Akses Kesehatan, Presiden Prabowo Komitmen Renovasi 10 Ribu Puskesmas dan Sediakan Ambulans Udara

Perkuat Akses Kesehatan, Presiden Prabowo Komitmen Renovasi 10 Ribu Puskesmas dan Sediakan Ambulans Udara. Foto: dok/bpmi.

M-Radar News – Presiden RI, Prabowo Subianto mengumumkan komitmen pemerintah untuk merenovasi 10.000 puskesmas di lebih dari 7.000 kecamatan di seluruh Indonesia mulai tahun 2027.

Selain itu, sebagai terobosan layanan kesehatan untuk wilayah terpencil, pemerintah juga menyiapkan ambulans udara berupa helikopter dan pesawat kecil serta tim dokter terbang untuk memudahkan evakuasi dan penanganan medis bagi masyarakat yang sulit dijangkau.

Setiap puskesmas akan mendapatkan anggaran renovasi sekitar Rp4 miliar, dengan alokasi lebih besar untuk puskesmas di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Renovasi ini juga mencakup pembangunan 514 laboratorium kesehatan masyarakat (labkesmas) di setiap kabupaten/kota.

Presiden Prabowo menargetkan program ini selesai paling lambat tahun 2030, agar masyarakat tidak perlu menempuh jarak jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar.

Pengadaan ambulans udara ini merupakan upaya untuk mengatasi kendala geografis dan infrastruktur yang sulit di beberapa daerah, khususnya di wilayah pelosok dan terpencil.

Helikopter dan pesawat kecil yang disiapkan dapat mendarat di lapangan rumput, pasir, hingga pinggir sungai, sehingga mempermudah evakuasi pasien dalam kondisi darurat medis.

Presiden Prabowo menyoroti tingginya angka kematian ibu hamil di daerah terpencil yang disebabkan oleh akses jalan yang buruk, dan perjalanan panjang hingga sembilan jam untuk mendapatkan pertolongan medis.

Oleh karena itu, kehadiran ambulans udara beserta tim dokter terbang diharapkan dapat menyelamatkan nyawa ibu dan pasien lainnya yang membutuhkan penanganan cepat.

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat layanan kesehatan di daerah 3T, termasuk revitalisasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) agar pelayanan kesehatan lebih merata dan berkualitas.

Pengadaan ambulans udara dan dokter terbang diharapkan menjadi solusi inovatif yang menjawab tantangan geografis dan mengurangi risiko kematian akibat keterlambatan penanganan medis.

Dengan kebijakan ini, pemerintah menunjukkan komitmen untuk memastikan layanan kesehatan dasar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala jarak dan kondisi infrastruktur.

Masyarakat diharapkan mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, efisien, dan menyeluruh, khususnya di daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup