Gavi Bela Cristiano Ronaldo Jelang Spanyol vs Portugal di Piala Dunia 2026

Gavi Bela Cristiano Ronaldo Jelang Spanyol vs Portugal di Piala Dunia 2026

M-Radar News, Gelandang Barcelona dan timnas Spanyol, Gavi, memberikan pembelaan tegas terhadap Cristiano Ronaldo menjelang laga Spanyol kontra Portugal di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Senin (6/7/2026) waktu setempat. Gavi menilai kritik terhadap penyerang berusia 41 tahun itu datang dari orang luar yang tidak memahami nilai sang pemain di dalam tim.

Dalam wawancara dengan Mundo Deportivo di Stadion Cotton Bowl, Dallas, Gavi menepis anggapan bahwa Ronaldo menjadi penghambat permainan Portugal. “Saya selalu mendengar hal itu, tapi dari orang-orang yang bukan bagian dari timnya, dari para penggemar. Mereka yang berada di timnya pasti sangat menghormatinya. Jelas, Cristiano adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah dan dia bisa membuat perbedaan kapan saja,” kata Gavi.

Pertandingan antara dua rival Semenanjung Iberia ini menjadi salah satu laga paling dinanti di turnamen. Spanyol sendiri tampil meyakinkan setelah mencetak delapan gol dalam tiga laga terakhir dan belum kebobolan satu pun di Piala Dunia 2026. Portugal, yang finis kedua di Grup K, harus menjalani jalur lebih berat setelah menang 2-1 atas Kroasia berkat gol Goncalo Ramos di menit akhir.

Gavi menyadari penguasaan lini tengah menjadi kunci untuk melaju ke perempat final. “Ya, jelas bahwa mereka adalah lawan terkuat yang kami hadapi sejauh ini. Mereka adalah tim nasional hebat dengan pemain-pemain berkualitas. Saya harap tim tetap fokus pada apa yang harus kami lakukan, pada rencana pelatih, dan bahwa kami semua bersatu untuk memenangkan pertandingan ini. Mereka memiliki lini tengah yang hebat, tetapi kami juga memiliki pemain-pemain yang sangat bagus. Menurut saya, hal terbaik yang kami miliki adalah skuad yang besar dengan para pesepakbola berkualitas,” jelas Gavi.

Gavi juga menjadi sorotan di turnamen ini karena gaya bermainnya yang agresif. Pemain berusia 21 tahun itu kerap menuai tanggapan beragam dari pengamat netral. Namun, ia tidak menyesali cara bermainnya. “Ya, mungkin banyak orang yang menanti-nantikan saya karena saya adalah pemain yang melakukan tekel dengan keras, dan mungkin banyak orang tidak menyukai tipe pemain seperti itu. Saya selalu menganggap diri saya sebagai pemain yang sangat lengkap, dengan banyak aspek dalam permainan saya. Kualitas terbaik saya adalah semangat kompetitif itu, intensitas yang saya tunjukkan di lapangan. Saya tidak akan pernah berubah. Saya tahu akan selalu ada orang yang menanti-nantikan hal itu,” ujarnya.

Setelah tampil sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 3-0 atas Austria di babak 32 besar, Gavi sangat ingin berkontribusi dalam peran apa pun yang dianggap perlu oleh pelatih Luis de la Fuente. Gelandang ini merasa skuad saat ini lebih siap meraih kesuksesan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Saya sudah beberapa kali mengatakan bahwa saya ada di sini untuk dan demi membantu tim. Saya tahu kepercayaan yang dimiliki pelatih terhadap saya; dia selalu memilikinya. Seperti yang saya sampaikan kepadanya, saya siap untuknya dan untuk tim kapan pun dia membutuhkan saya. Ini adalah Piala Dunia, dan Piala Dunia dimenangkan oleh mereka yang tetap bersatu dalam suka maupun duka. Kami memiliki skuad yang sangat besar dan kapan pun pemain mana pun bisa turun ke lapangan untuk memberikan kontribusi sekecil apa pun,” pungkas Gavi.

Dalam laga nanti, Gavi tidak masuk dalam susunan pemain starter Spanyol. Pelatih Luis de la Fuente memilih untuk mempertahankan lini tengah dan serangan yang tampil apik melawan Austria, yaitu Pedri, Dani Olmo, Lamine Yamal, Alex Baena, dan Mikel Oyarzabal. Namun, Gavi tersedia sebagai pemain pengganti dan bisa menjadi opsi berharga jika pertandingan berjalan ketat atau memasuki perpanjangan waktu.

Ronaldo sendiri memiliki kenangan manis saat menghadapi Spanyol di Piala Dunia. Pada edisi 2018, ia mencetak hat-trick untuk menyelamatkan Portugal dari kekalahan menjadi imbang 3-3 dalam salah satu pertandingan ikonik turnamen tersebut. Meski golnya sempat dianulir pada laga sebelumnya, Ronaldo berhasil mencetak penalti untuk menyamakan kedudukan melawan Kroasia.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup