I.League Dorong Sanksi Lebih Berat bagi Klub yang Terlibat Kericuhan, Denda Dinilai Tak Cukup
M-Radar News, Jakarta – PT Liga Indonesia Baru (I.League) mendorong penerapan hukuman yang lebih berat bagi klub yang terbukti terlibat dalam kericuhan selama kompetisi sepak bola Indonesia berlangsung.
Kebijakan ini diambil sebagai respons atas sejumlah insiden yang mengganggu iklim kompetisi, termasuk gesekan antar suporter dan penyerangan bus tim dalam waktu dekat ini.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus menyatakan, bahwa sanksi denda yang selama ini diterapkan dinilai belum cukup memberikan efek jera. Oleh karena itu, I.League mengusulkan agar hukuman diperkuat dengan opsi pengurangan poin sebagai bentuk sanksi yang lebih efektif terhadap pelanggaran serius.
“Keamanan dan ketertiban dalam pertandingan merupakan tanggung jawab bersama antara operator liga, klub, dan suporter. Melihat potensi konflik yang muncul, ketentuan hukuman perlu diperkuat agar memberikan efek jera,” ujar Ferry dikutib merahputih, Jumat (16/10/2026).
I.League juga siap berkoordinasi dengan PSSI untuk membahas lebih lanjut kemungkinan penerapan sanksi berat, termasuk pengurangan poin bagi klub yang melanggar regulasi secara serius. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan iklim kompetisi yang lebih kondusif dan aman bagi semua pihak.
Meski demikian, I.League menegaskan, perlunya pemisahan antara pelanggaran disiplin yang terjadi di dalam stadion dengan tindak kriminal di luar stadion.
Pelanggaran disiplin pertandingan dapat ditangani melalui mekanisme regulasi sepak bola yang berlaku, sedangkan tindak pidana seperti pengeroyokan dan penganiayaan menjadi ranah kepolisian.
Ferry menambahkan, bahwa klub memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga ketertiban selama penyelenggaraan pertandingan.
“Sanksi disiplin harus diberikan berdasarkan regulasi yang jelas dan bukti yang memadai, agar dapat diterapkan dengan adil dan efektif,” jelasnya.
Dengan langkah ini, I.League berharap dapat mengurangi dan mencegah kejadian kericuhan yang selama ini menjadi perhatian dalam dunia sepak bola nasional.
Upaya ini juga sejalan dengan komitmen untuk menciptakan suasana pertandingan yang aman dan nyaman bagi pemain, klub, serta suporter.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.















