Laga Indonesia vs Malaysia Diprediksi Dihadiri 60 Ribu Penonton, Polisi Siapkan Pengamanan Ketat
M-Radar News, Jakarta – Laga antara Timnas Indonesia melawan Malaysia dalam FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada Senin (28/9) diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 60 ribu penonton. Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan pertandingan sebelumnya antara Indonesia melawan Singapura yang dihadiri sekitar 38 ribu penonton.
Persiapan Pengamanan dan Pengaturan Mobilitas
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan pengamanan menyeluruh mulai dari kedatangan hingga kepulangan penonton dan tim peserta. Pengamanan tersebut juga mencakup pengaturan arus lalu lintas di sekitar SUGBK untuk memastikan mobilitas para penonton dan pemain berlangsung lancar tanpa hambatan.
“Pertandingan hari Senin dengan Indonesia melawan Malaysia, tiket hampir terjual habis dan diperkirakan mencapai 60.000 penonton yang akan hadir,” ujar Budi usai laga Indonesia vs Singapura di SUGBK pada Jumat (25/9).
Pengaturan Arus Lalu Lintas
Budi menambahkan, pengaturan arus lalu lintas akan menjadi fokus utama agar para penonton dan pemain dapat melakukan mobilisasi dengan baik, dari kedatangan hingga kepulangan. Polri juga akan memberikan pelayanan dan imbauan terkait kelancaran lalu lintas di sekitar kawasan stadion.
Data Penonton dan Suporter Asal Malaysia
Sampai saat ini, sekitar 600 penonton asal Malaysia telah terdata akan hadir di Stadion Gelora Bung Karno. Namun, jumlah tersebut masih dapat bertambah secara situasional menjelang pertandingan berlangsung.
Pengamanan Suporter dan Personel Terlibat
Polisi juga menyiapkan pengamanan khusus terhadap suporter kedua tim. Jumlah dan pola pengamanan akan disesuaikan berdasarkan hasil intelijen dan situasi terkini menjelang pertandingan. Jika diperlukan, personel pengamanan akan ditingkatkan guna menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.
“Kita akan melihat berdasarkan perkiraan intelijen apakah terdapat urgensi atau hal-hal yang perlu diantisipasi. Penglibatan petugas pengamanan dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan,” kata Budi.
Imbauan untuk Suporter
Budi mengimbau kepada seluruh suporter Indonesia untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan. Ia menegaskan agar rivalitas antar kedua tim hanya berlangsung di lapangan hijau selama 90 menit pertandingan dan setelah itu semua kembali menjadi saudara dengan menjunjung tinggi sportivitas, baik dalam kemenangan maupun kekalahan.
Pengamanan Sebelumnya
Dalam laga sebelumnya antara Indonesia dan Singapura pada Jumat (25/9), Polda Metro Jaya telah mengerahkan sebanyak 3.852 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan. Personel tersebut ditempatkan di berbagai lokasi strategis seperti kawasan stadion, hotel penginapan tim, tempat latihan, bandara, rute perjalanan, serta area pengawalan tim dan official. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas penonton dan masyarakat sekitar GBK.
Persiapan pengamanan yang matang ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penonton, pemain, serta semua pihak yang terlibat selama penyelenggaraan pertandingan penting tersebut.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.








