Pedro Porro Jadi Pahlawan di Lini Belakang, Spanyol Singkirkan Portugal dari Piala Dunia 2026

Pedro Porro Jadi Pahlawan di Lini Belakang, Spanyol Singkirkan Portugal dari Piala Dunia 2026

M-Radar News, Spanyol memastikan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Portugal 1-0 di babak 16 besar, Senin (6/7/2026) waktu setempat di AT&T Stadium, Arlington, Texas. Bek kanan Spanyol, Pedro Porro, tampil solid sepanjang laga dan membantu timnya menjaga cleansheet keenam beruntun.

Gol tunggal kemenangan Spanyol dicetak oleh gelandang pengganti Mikel Merino pada menit ke-90+1. Memanfaatkan umpan terobosan Ferran Torres, Merino dengan tenang menaklukkan kiper Portugal, Diogo Costa.

Kekalahan ini sekaligus mengakhiri perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia. Megabintang Portugal itu gagal mencetak gol dalam laga pamungkasnya di turnamen empat tahunan tersebut.

Sepanjang pertandingan, Spanyol mendominasi penguasaan bola. Portugal lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat melalui Rafael Leão. Namun, lini belakang Spanyol yang dikomandoi Pedro Porro mampu meredam setiap ancaman.

Peluang emas Portugal tercipta pada menit ke-41. Nuno Mendes melepaskan tembakan melengkung dari sisi kiri yang mengenai kepala Porro dan membentur tiang gawang. Kiper Spanyol Unai Simón hanya bisa terdiam melihat bola membentur mistar.

Di sisi lain, Diogo Costa tampil gemilang di bawah mistar Portugal. Ia melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang Lamine Yamal dan Alex Baena pada babak pertama.

Namun, Costa akhirnya harus memungut bola dari gawangnya saat injury time. Umpan terobosan Ferran Torres berhasil dituntaskan Merino menjadi gol kemenangan.

Pedro Porro, yang bermain penuh selama 90 menit, menjadi salah satu pemain kunci Spanyol. Bek sayap milik Tottenham Hotspur itu disiplin dalam bertahan dan sesekali membantu serangan.

Menurut catatan pertandingan, Porro mencatatkan beberapa intersepsi dan sapuan penting. Ia juga mampu membatasi pergerakan pemain sayap Portugal, Pedro Neto, yang tidak banyak menciptakan peluang berbahaya.

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memuji penampilan anak asuhnya. Ia menilai kemenangan ini berkat kerja keras seluruh pemain, terutama lini belakang yang tampil solid.

“Kami menunjukkan karakter yang luar biasa. Para pemain bertahan bekerja sangat keras, dan Pedro Porro adalah salah satu contohnya. Dia bermain dengan cerdas dan disiplin,” ujar de la Fuente dalam konferensi pers usai laga.

“Kami tahu Portugal memiliki pemain berbahaya di sayap, tetapi kami berhasil mengatasinya. Ini adalah kemenangan tim yang layak,” tambahnya.

Di sisi lain, pelatih Portugal Roberto Martínez mengakui keunggulan Spanyol. Ia mengatakan timnya sudah berusaha maksimal tetapi kurang beruntung.

“Kami bermain dengan organisasi yang baik. Sayangnya, satu kesalahan kecil di akhir pertandingan membuat kami harus pulang. Ini sulit diterima, terutama bagi Cristiano yang mungkin tidak akan kembali ke Piala Dunia,” kata Martínez.

Bagi Cristiano Ronaldo, kekalahan ini menjadi pahit. Pemain berusia 41 tahun itu diyakini tidak akan lagi tampil di Piala Dunia setelah turnamen di Amerika Serikat ini.

Ronaldo hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga. Ia terlihat frustrasi saat peluang emasnya pada babak pertama mampu diamankan Unai Simón.

Spanyol selanjutnya akan menghadapi pemenang antara Amerika Serikat dan Belgia di perempat final, Jumat (10/7/2026) di Los Angeles. La Roja berambisi melanjutkan tren positif dengan rekor cleansheet yang masih terjaga.

Dengan kemenangan ini, Spanyol membuktikan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara. Lini belakang yang kokoh menjadi modal berharga untuk melangkah lebih jauh.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup