Peter Huistra Berharap Derby Istimewa PSS vs PSIM Digelar dengan Suporter
Derby Istimewa PSS vs PSIM Berpeluang Digelar dengan Suporter
M-Radar News, Yogyakarta – Pelatih Kepala PSS Sleman, Peter Huistra, menyatakan harapannya agar pertandingan Derby Istimewa antara PSS Sleman dan PSIM Jogja pada kompetisi Super League 2026-2027 dapat berlangsung di stadion masing-masing dengan kehadiran suporter di tribun. Ia menekankan kesiapan tim menghadapi laga spesial tersebut, namun menyerahkan keputusan akhir terkait kehadiran suporter kepada kepolisian dan pemerintah daerah yang bertanggung jawab terhadap aspek keamanan pertandingan.
Derby ini menjadi salah satu pertandingan yang dinantikan, mengingat kedua klub berasal dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pertemuan pertama dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Kamis, 10 Desember 2026, dengan PSIM sebagai tuan rumah. Sedangkan putaran kedua akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu, 20 Februari 2027, saat PSS menjadi tuan rumah.
Keputusan Terkait Keamanan dan Kehadiran Suporter
Peter Huistra menegaskan bahwa walaupun berharap pertandingan dapat dihadiri suporter di stadion kandang masing-masing, keputusan akhir berada di tangan pihak berwenang. Ia menyatakan, “Tentu kepolisian dan bupati yang memiliki keputusan akhir, karena mereka bertanggung jawab atas keselamatan semua orang. Jadi, apapun keputusan mereka, kami harus menghormatinya.”
Sebelumnya, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono menyampaikan bahwa kemungkinan Derby DIY tetap digelar di wilayah Yogyakarta masih terbuka. Namun, Polda DIY belum mengambil keputusan final dan akan melakukan analisis situasi keamanan melalui rapat koordinasi yang melibatkan manajemen PSIM, PSS Sleman, para presiden klub, serta perwakilan suporter. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung dalam minggu mendatang.
Skema Pembukaan Kembali Akses Suporter Away di I.League 2026-2027
Dalam konteks pertandingan ini, I.League mengusulkan skema pembukaan kembali akses suporter away pada musim 2026-2027. Skema tersebut memberikan peluang kepada suporter tim tamu untuk mendapatkan kuota sebanyak 5 persen dari total kapasitas penonton dalam sebuah pertandingan. Namun, ketentuan ini masih dalam tahap sosialisasi dan belum menjadi regulasi final yang mengikat.
Hubungan Profesional Antar Pelatih dari Belanda
Peter Huistra juga menyinggung hubungannya dengan pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, yang sama-sama berasal dari Belanda. Huistra menyebut Van Gastel sebagai teman dan kolega yang baik, dan mereka tetap berkomunikasi secara profesional. Namun, saat pertandingan berlangsung, persaingan di lapangan tetap menjadi prioritas utama. “Dia teman yang baik, kolega yang baik. Tetapi ketika kami saling berhadapan, tentu kami berdua ingin menang. Dan saya ingin menang, itu sudah pasti,” ujar Huistra.
Signifikansi Derby DIY dalam Sepak Bola Indonesia
Derby DIY musim ini menjadi sorotan karena mempertemukan dua klub asal Yogyakarta di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang persaingan olahraga, tetapi juga mencerminkan semangat kompetisi yang sehat di antara dua tim dengan basis suporter yang besar dan loyal. Dengan adanya kemungkinan kehadiran suporter dari kedua tim, pertandingan ini berpotensi menghadirkan atmosfer yang meriah dan mendukung kemajuan sepak bola di wilayah DIY.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.









