Tidak Mudah Meyakinkan Diaspora Timnas Putri, Hanya Isabelle Nottet dan Estella Loupattij Ramaikan Indonesia Womens League
M-Radar News – Musim perdana Indonesia Womens League (IWL) yang akan dimulai pada 17 Oktober 2026 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, hanya diwarnai kehadiran dua pemain diaspora Timnas Putri Indonesia, yaitu Isabelle Nottet dan Estella Loupattij. Hal ini diungkapkan oleh Vivin Cahyani Sungkono, Komisaris Indonesia Womens League sekaligus anggota Komite Eksekutif PSSI, dalam konferensi pers di Jakarta.
Vivin menjelaskan bahwa proses meyakinkan pemain diaspora untuk bergabung dalam kompetisi putri ini tidaklah mudah dan memerlukan waktu panjang. Oleh karena itu, pada musim pertama IWL, hanya Isabelle dan Estella yang berhasil direkrut untuk ikut meramaikan liga.
Peran Marquee Player
Isabelle Nottet dan Estella Loupattij mendapatkan status marquee player dalam Indonesia Womens League musim ini. Status ini memberikan mereka posisi khusus di klub yang mereka bela. Selain marquee player, setiap klub diperbolehkan mendaftarkan maksimal empat pemain asing dalam skuadnya.
Klub Peserta dan Jadwal Kompetisi
Musim perdana IWL diikuti oleh enam klub, yaitu Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United Banten FC, Persikad Depok, Garudayaksa, dan FC Bekasi City. Seluruh pertandingan akan dipusatkan di satu lokasi untuk memudahkan pengelolaan kompetisi, yakni Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta.
Kompetisi akan dibuka dengan laga antara Persita Tangerang melawan Persija Jakarta pada 17 Oktober 2026. Kehadiran liga ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan sepak bola putri di Indonesia.
Proses Pendekatan Pemain Diaspora
Menurut Vivin, pendekatan kepada para pemain diaspora membutuhkan pendekatan yang intensif dan waktu yang tidak singkat. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi PSSI dan pihak penyelenggara dalam menghadirkan talenta-talenta terbaik dari luar negeri untuk memperkuat kompetisi dalam negeri dan meningkatkan kualitas sepak bola putri nasional.
Dengan hanya dua pemain diaspora yang ikut serta, kompetisi IWL pada musim pertama diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi pengembangan sepak bola wanita di Tanah Air, sekaligus membuka peluang bagi pemain lainnya di masa depan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












