Wout Weghorst dan FC Twente Alami Kekalahan di Laga Kontra SC Heerenveen
M-Radar News – FC Twente mengalami kekalahan 1-0 saat bertanding melawan SC Heerenveen dalam pertandingan pembuka musim Eredivisie. Meskipun Wout Weghorst menjadi pilihan utama pelatih John van den Brom, performa mencetak gol pemain tersebut masih belum memuaskan.
Wout Weghorst mendapatkan peluang besar menjelang akhir pertandingan untuk menyamakan kedudukan, namun bola hasil sundulannya meleset dari tiang gawang. Kegagalan ini membuat Weghorst kecewa, mengakui bahwa keberuntungan juga dibutuhkan dalam mencetak gol.
Kekalahan ini menjadi awal yang kurang ideal bagi FC Twente, yang sebelumnya sempat meraih kemenangan besar atas DAC. Situasi di dalam skuad juga menunjukkan ketegangan, terutama terkait transfer dan perubahan pemain. Analis Rafael van der Vaart menilai bahwa kehadiran Weghorst dapat menimbulkan ketidakstabilan dalam ruang ganti, mengingat adanya pemain lain seperti Sam Lammers yang juga berposisi sebagai penyerang dan merasa tidak nyaman dengan situasi tersebut.
Dalam pertandingan tersebut, pelatih John van den Brom melakukan pergantian mengejutkan dengan menarik keluar Sondre Ørjasæter pada menit ke-57 dan memasukkan Younes Taha. Pergantian ini dikaitkan dengan alasan pribadi Ørjasæter, yang menurut asisten pelatih Tijmen van Wissing, bukanlah pemain yang biasanya diganti. Meski demikian, Ørjasæter diperkirakan akan tampil pada pertandingan berikutnya melawan FC DAC 1904.
Selain masalah lini depan, FC Twente juga menghadapi sorotan dari media dan analis terkait penampilan pemain selama pertandingan. Voetbal International memberikan nilai rendah kepada Wout Weghorst (4,5) atas penampilannya yang dianggap kurang produktif. Beberapa pemain lain menerima nilai sedang, sedangkan tiga pemain seperti Ramiz Zerrouki, Marko Pjaca, dan Younes Taha mendapat penilaian lebih baik.
Di sisi lain, bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, yang masih berstatus pemain FC Twente hingga musim 2026/2027, diharapkan dapat menemukan solusi terbaik bersama klub setelah beberapa permasalahan yang terjadi antara kedua pihak. Diskusi antara pengacara klub dan perwakilan pemain serta klarifikasi dari UEFA menunjukkan adanya upaya penyelesaian yang serius terkait situasi ini.
Dalam perkembangan lain, Sherel Floranus dari PEC Zwolle menerima skorsing selama tiga pertandingan setelah mendapatkan kartu merah dalam laga melawan Ajax. Floranus akan absen dalam pertandingan tandang melawan FC Twente dan SC Heerenveen, yang dapat mempengaruhi dinamika pertandingan kedua tim tersebut.
Kekalahan di laga pembuka menjadi tantangan bagi FC Twente untuk memperbaiki performa di pertandingan-pertandingan berikutnya. Perubahan strategi dan evaluasi pemain kemungkinan akan terus dilakukan untuk menghadapi kompetisi musim ini dengan lebih baik.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.










