KH. Cholil Chosin: Takwa dan Menuntut Ilmu Sepanjang Hayat
M-Radar News, Surabaya – KH. Cholil Chosin, dalam khutbah Jumat yang disiarkan langsung oleh RRI Surabaya dari Masjid Pemkot Al Muhajirin, Jumat (17/7/2026), mengingatkan pentingnya takwa dan kewajiban menuntut ilmu bagi setiap muslim. Ia menekankan bahwa takwa harus diwujudkan dalam setiap keadaan, baik di hadapan orang banyak maupun saat sendirian.
KH. Cholil Chosin mengutip pesan Rasulullah SAW agar umat Islam senantiasa bertakwa di mana pun berada dan segera mengiringi kesalahan dengan amal kebaikan. “Bertakwalah kepada Allah di mana saja berada, dan iringilah keburukan dengan kebaikan, niscaya kebaikan itu akan menghapusnya,” ujar khatib dalam khutbahnya.
Menurutnya, salah satu bentuk ketakwaan adalah segera beristigfar dan bertaubat ketika terjerumus dalam kesalahan atau menyaksikan kemaksiatan. Sikap tersebut menjadi wujud kesadaran seorang hamba untuk selalu kembali kepada Allah SWT dalam setiap perjalanan hidupnya.
Selain takwa, KH. Cholil Chosin juga menegaskan bahwa mencari ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim dan muslimah. Ia menjelaskan bahwa ilmu yang tergolong fardu ain meliputi ilmu tauhid, ilmu syariat, dan ilmu tasawuf sebagai bekal utama dalam menjalankan kehidupan beragama.
“Mencari ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki maupun perempuan. Ilmu tentang tauhid, syariat, dan tasawuf wajib dipelajari agar ibadah kita benar,” katanya. Ia menerangkan bahwa ilmu tauhid mengajarkan penghambaan kepada Allah SWT, sementara ilmu syariat membimbing umat memahami hukum-hukum agama. Adapun ilmu tasawuf membentuk hati agar senantiasa merasa diawasi Allah sehingga melahirkan keikhlasan dalam beribadah.
Dalam khutbahnya, KH. Cholil Chosin turut mengingatkan keutamaan orang berilmu sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran. Menurutnya, Allah SWT akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu, sehingga menuntut ilmu harus menjadi semangat sepanjang hayat. “Kalau ingin diangkat derajat oleh Allah, carilah ilmu. Mencari ilmu itu dimulai sejak lahir hingga liang lahat,” ucapnya.
Ia juga mengutip hadis tentang besarnya kemuliaan seorang alim. Menurutnya, seluruh penghuni langit, penghuni bumi, bahkan makhluk di lautan turut memohonkan ampun bagi orang-orang yang mengajarkan ilmu dan mengamalkannya, sehingga ulama disebut sebagai pewaris para nabi.
Menutup khutbahnya, KH. Cholil Chosin mengajak jamaah untuk mencintai ulama, mendukung para santri, serta gemar bersedekah demi keberlangsungan dakwah dan pendidikan Islam. “Semoga Allah menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, kecintaan kepada orang-orang alim, dan menjadikan anak cucu kita sebagai generasi yang berilmu serta saleh,” tuturnya.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.









