Hari Ke-6, Tim SAR Terus Cari ASN Pemkot Bogor yang Hilang di Sungai Cisadane
M-Radar News, Bogor – Pencarian Bayu Zulkarnain, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Pemerintah Kota Bogor yang diduga terjatuh dan hilang di Sungai Cisadane, hingga kini belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian pada hari keenam sejak kejadian pada Kamis malam, 13 Agustus 2026.
Bayu Zulkarnain, yang bekerja di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor, dilaporkan hilang setelah motor dan helmnya ditemukan di sekitar jembatan di kawasan Cipaku dan Pamoyanan, Bogor Selatan. Dugaan sementara korban terjatuh ke sungai saat melintasi jembatan tersebut dalam perjalanan pulang usai mengikuti rapat internal.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko, menyatakan bahwa hingga hari keenam ini, belum ada tanda-tanda keberadaan Bayu. Tim SAR masih melakukan penyelaman di titik awal dugaan jatuhnya korban, yaitu di bawah jembatan tempat motor ditemukan. Selain itu, penyisiran diperluas hingga Bendung Empang, sekitar 4,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.
“Pencarian dilakukan secara maksimal dengan penyelaman dan penyisiran sungai. Namun hingga kini korban belum ditemukan,” ujar Dimas Tiko pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Tim penyelam menghadapi sejumlah kendala, seperti arus sungai yang kuat, jarak pandang terbatas di bawah air hanya sekitar 50 cm, serta adanya lumpur dan ranting yang menghambat gerak. Pencarian juga menggunakan perahu karet untuk menyisir area sekitar lokasi kejadian.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian ini dan berharap korban dapat segera ditemukan dengan selamat.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena Bayu merupakan pegawai yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) penuh waktu yang bertugas sebagai pustakawan di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor.
Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga hari ketujuh sesuai standar operasional prosedur (SOP) SAR. Pada hari ketujuh, tim SAR akan melakukan evaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya jika korban masih belum ditemukan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam aktivitas sehari-hari, terutama saat melintasi area rawan bahaya seperti jembatan di atas sungai. Masyarakat dan instansi terkait diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindakan pencegahan untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












