Nasib Tragis Heru Santoso, TKI Karanganyar yang Tewas Tenggelam di Jepang Jelang Kepulangan

Nasib Tragis Heru Santoso, TKI Karanganyar yang Tewas Tenggelam di Jepang Jelang Kepulangan. Foto: ilustrasi

M-Radar News, KaranganyarHeru Santoso, seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Karanganyar, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah sungai di Jepang, pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Heru yang berusia 24 tahun ini tengah mengikuti program magang kerja resmi di Jepang dan telah hampir tiga tahun mengabdikan diri sebagai pekerja pertukangan kayu di Tokyo.

Kejadian tragis tersebut berlangsung saat Heru sedang melakukan rekreasi bersama rekan-rekannya menjelang masa akhir magangnya. Momen yang seharusnya menjadi waktu istirahat dan persiapan pulang ini berubah menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat.

Heru merupakan peserta program pemagangan melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Hiro Karanganyar dan bekerja di perusahaan Highness Co. Ltd., yang berlokasi di Nakano-ku, Tokyo.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Karanganyar, Agung Wahyu Utomo membenarkan kabar meninggalnya Heru serta menjelaskan bahwa jenazahnya saat ini masih berada di Jepang menunggu proses pemulangan.

Proses pemulangan jenazah Heru memerlukan sejumlah prosedur resmi, termasuk pemeriksaan dan otopsi yang dijadwalkan, pada 19 Agustus 2026, sesuai aturan otoritas Jepang. Hal ini menjadi langkah penting sebelum jenazah dapat kembali ke Indonesia.

Kejadian ini menjadi pengingat pahit tentang risiko yang dihadapi oleh para TKI yang berjuang meniti karier di luar negeri. Heru yang telah hampir menyelesaikan masa magangnya justru harus mengakhiri perjuangannya secara tragis.

Masyarakat dan pemerintah daerah Karanganyar, menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian Heru Santoso.

Peristiwa ini juga mengangkat pentingnya perhatian terhadap keselamatan dan perlindungan bagi tenaga kerja Indonesia di luar negeri, khususnya yang mengikuti program magang kerja.

Pemerintah dan lembaga terkait terus berupaya memastikan kesejahteraan dan keselamatan para pekerja migran agar tragedi serupa tidak terulang.

Heru Santoso kini meninggalkan kenangan sebagai pemuda gigih yang berjuang demi masa depan lebih baik, meskipun akhirnya harus berpulang jauh dari tanah air.

Keluarga dan masyarakat Karanganyar tengah menunggu proses pemulangan jenazah agar dapat memberikan penghormatan terakhir di kampung halaman.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Danang K
Reporter
Tutup