Polri Geledah Rumah Mewah Sentul dan Kafe de’Clan, Diduga Terkait Jampidsus Febrie
M-Radar News, Jakarta – Tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya menggeledah rumah mewah di Sentul, Kabupaten Bogor, serta Kafe de’Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan, pada Rabu (8/7/2026).
Penggeledahan ini terkait penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga melibatkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Penggeledahan dipimpin oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Victor Dean Mackbon. Dari rumah mewah di Sentul, penyidik menyita emas batangan seberat 74 kilogram, uang tunai dari berbagai mata uang asing, serta dokumen dan telepon seluler. Barang bukti tersebut ditemukan dalam brankas rahasia di dinding kamar lantai dua.
Selain itu, di dalam rumah juga ditemukan foto keluarga yang diduga menjadi petunjuk penting untuk mengungkap pemilik asli rumah dan seluruh harta di dalamnya. Penyidik masih mendalami keterkaitan foto tersebut dengan kasus yang sedang ditangani.
Sementara itu, penggeledahan di Kafe de’Clan Signature menghasilkan barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp60 miliar, mata uang asing, puluhan barang bukti, dan sejumlah dokumen. Kafe tersebut diduga menjadi salah satu lokasi yang terkait dengan perkara dugaan korupsi dan TPPU yang menjerat Jampidsus Febrie.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna menegaskan, bahwa penggeledahan tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan penyidik Polri. Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan terkait keterlibatan Jampidsus Febrie.
“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Biarkan penyidik bekerja secara profesional dan transparan,” ujar Anang dalam keterangannya, pada Jumat (10/7/2026).
Kombes Pol Victor Dean Mackbon memiliki rekam jejak panjang di kepolisian. Sebelum menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, ia pernah bertugas di Polda Jawa Timur dan Polda Papua. Ia kini memimpin penyidikan terhadap sejumlah perkara dugaan korupsi dan TPPU berskala besar.
Penggeledahan ini merupakan bagian dari pengembangan dua laporan polisi yang telah diterima oleh Kortas Tipidkor Polri. Penyidik masih terus melengkapi alat bukti dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Jampidsus Febrie Adriansyah terkait penggeledahan tersebut. Publik pun menanti perkembangan lebih lanjut dari kasus yang menyita perhatian ini.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












