Sekuriti Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol, Perahu Jadi Saksi
M-Radar News, Seorang sekuriti Waduk Jatiluhur, Sumarna (40), ditemukan tewas mengapung dengan tangan terborgol di area Danau Tanggul Kayat, Kabupaten Purwakarta, Jumat (24/7) lalu. Korban yang sedang bertugas saat ditemukan, diduga menjadi korban pembunuhan setelah menegur aksi vandalisme.
Garis polisi terpasang sepanjang sekitar 3 meter di lokasi penemuan, tepatnya di bagian waduk yang relatif sepi. Di dekat tempat itu, satu perahu milik warga yang sudah lama bersandar menjadi saksi bisu. Perahu tersebut sempat digunakan untuk menyusuri jenazah korban.
Tidak jauh dari titik tersebut, terdapat dermaga tempat bongkar muat ikan hasil tangkapan nelayan di sekitar Waduk Jatiluhur. Warga setempat mulai ramai sejak pagi saat mayat pertama kali terlihat.
Darmi (53), warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB dalam posisi hampir mengambang. “Pinuh pisan nu ningali (penuh banget yang melihat),” ujarnya.
Menurut Darmi, dari kabar yang beredar, korban diduga tewas dibunuh setelah menegur sekelompok pemuda yang melakukan aksi vandalisme di area waduk. “Katanya mah iya (dibunuh) karena negur, tapi obrolan orang mah kadang kita juga nggak bisa mastiin, kan suka dilebih-lebihin,” katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Purwakarta, I Made Purwantara, menyatakan pihaknya masih mengumpulkan bukti dan meminta keterangan saksi. “Kondisi korban dalam keadaan terborgol sedang menggunakan seragam, sedang bertugas, informasi tersebut sedang kami dalami. Kemudian pelaku dan motif kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Hingga saat ini, polisi belum menetapkan tersangka. Proses autopsi masih dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian. Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Peristiwa ini menambah catatan kasus kriminal di wilayah Purwakarta. Waduk Jatiluhur yang biasanya ramai dengan aktivitas nelayan dan wisata, kini menjadi lokasi penyelidikan intensif. Masyarakat berharap pelaku segera ditangkap.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











