Subuh Hari Ini: Tiga Rumah di Balikpapan Ambruk Diterjang Ombak, Bayi 4 Bulan Selamat
M-Radar News, Balikpapan – Tiga rumah di permukiman atas air Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, Kalimantan Timur, ambruk total setelah diterjang ombak besar pada Jumat (10/7/2026) subuh. Insiden ini membuat seluruh penghuni rumah, termasuk seorang bayi berusia 4 bulan, jatuh tercebur ke laut. Beruntung, semua korban berhasil selamat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balikpapan mengungkapkan bahwa hantaman ombak yang menerjang kawasan pesisir ini dipicu secara tidak langsung oleh fenomena cuaca internasional di utara Indonesia.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Djoko Sumardiono, menjelaskan bahwa tinggi gelombang di perairan Kaltim saat ini sebenarnya berada dalam kategori sedang. Perkiraan tingginya berkisar antara 1,25 hingga 1,5 meter. Namun, konvergensi cuaca membuat hantaman di pesisir menjadi kuat.
“Salah satu penyebab yang secara tidak langsung meningkatkan potensi tinggi gelombang di perairan Kaltim adalah adanya siklon tropis Bavi yang berkembang di sekitar Laut Filipina bagian Utara,” kata Djoko lewat keterangan tertulis kepada Kompas.com, Jumat (10/7/2026).
Djoko menambahkan, keberadaan siklon tropis ini didukung oleh pola angin Monsun Australia yang berembus kencang dari tenggara menuju barat laut Kaltim. “Sehingga aliran angin mengalami percepatan dan berdampak pada peningkatan tinggi gelombang laut di sekitar perairan Kaltim.”
Insiden ini menjadi peringatan bagi warga pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi yang dipicu oleh siklon tropis Bavi.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












