Ruang Pos Lantas Bundaran Waru Surabaya Dipasang Garis Polisi, Brimob Berjaga

Ruang Pos Lantas Bundaran Waru Surabaya Dipasang Garis Polisi, Brimob Berjaga

M-Radar News, Surabaya – Ruang Pos Lantas Bundaran Waru yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dipasang garis polisi pada Minggu dini hari, 16 Agustus 2026. Pengamanan diperketat dengan kehadiran belasan anggota Brimob berseragam serta petugas kepolisian berpakaian bebas yang berjaga di sekitar lokasi.

Garis polisi terpasang di dalam ruangan pos dekat layar pemantau kamera CCTV yang masih aktif, diikat antara tembok dan kursi sofa coklat. Hingga saat ini, penyebab pemasangan garis polisi tersebut belum dapat dipastikan.

Peristiwa ini terjadi tidak lama setelah dugaan serangan bom molotov di Pos Lantas A. Yani Margorejo pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Pos Lantas Margorejo berjarak sekitar 3,4 kilometer dari Bundaran Waru, tepat di pertigaan pintu palang kereta api Jalan Ahmad Yani dan Jalan Margorejo. Di lokasi tersebut, terlihat bercak hitam pada pintu dan lantai ubin di bawah pintu pos yang diduga akibat pelemparan bom molotov.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pengecekan terkait dugaan pelemparan bom molotov tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengonfirmasi informasi lebih lanjut melalui Humas Polrestabes Surabaya agar mendapatkan informasi yang terverifikasi.

Konfirmasi dan Penanganan

Pihak kepolisian terus memantau situasi di Pos Lantas Bundaran Waru dan sekitarnya. Pengamanan ketat oleh Brimob menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah tersebut. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya.

Konteks dan Pentingnya Kejadian

Insiden pemasangan garis polisi dan pengamanan ketat di Pos Lantas Bundaran Waru penting untuk diwaspadai karena menyangkut keamanan layanan lalu lintas di salah satu titik vital di Surabaya. Pos Lantas berperan dalam pengaturan dan pengawasan lalu lintas sehingga gangguan keamanan dapat berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di Jalan Ahmad Yani dan kawasan sekitarnya.

Pemeriksaan yang sedang berlangsung diharapkan dapat mengungkap fakta di balik pemasangan garis polisi tersebut dan dugaan serangan bom molotov yang terjadi sebelumnya. Informasi resmi dan hasil penyelidikan akan disampaikan kepada publik setelah diverifikasi oleh pihak berwenang.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup