AISI Catat Penjualan Motor Tumbuh 2 Persen, Target 6,7 Juta Unit pada 2026
M-Radar News – Penjualan sepeda motor di pasar domestik Indonesia, mencatat pertumbuhan positif sebesar lebih dari 2 persen hingga Juli 2026. Data ini menunjukkan tingginya peran sepeda motor sebagai moda transportasi utama masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyatakan, bahwa stabilnya daya beli konsumen, terutama di beberapa daerah luar Jawa, turut mendorong pertumbuhan ini. Kenaikan harga sejumlah hasil bumi menjadi faktor pendukung yang meningkatkan daya beli di wilayah tersebut.
Yosef Suparman, Ketua Bidang Komersial AISI menyampaikan apresiasi terhadap capaian penjualan kendaraan roda dua selama paruh pertama tahun ini. Menurutnya, pencapaian tersebut terjadi meskipun pasar menghadapi tantangan akibat kondisi geopolitik dan dampak perang di Timur Tengah.
Perkembangan Penjualan Motor hingga Juli 2026
Data penjualan menunjukkan bahwa pada Juli 2026, penjualan sepeda motor mencapai 636.030 unit, naik 23,46 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 515.136 unit. Secara tahunan, angka ini meningkat 8,34 persen dibandingkan Juli 2025 yang sebanyak 587.048 unit.
Secara kumulatif, dari Januari hingga Juli 2026, total penjualan sepeda motor di dalam negeri mencapai 3.765.617 unit. Angka ini tumbuh sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Target Penjualan dan Tantangan Industri
AISI menetapkan target penjualan sepeda motor sebanyak 6,4 juta hingga 6,7 juta unit pada akhir 2026. Target ini didasarkan pada capaian tahun sebelumnya yang mencapai 6.412.769 unit.
Meskipun pertumbuhan positif terlihat, industri otomotif roda dua harus tetap waspada menghadapi potensi gejolak ekonomi global yang masih berlangsung.
Faktor seperti fluktuasi nilai tukar rupiah menjadi tantangan yang membutuhkan kerja sama erat antara pemangku kepentingan di sektor hulu dan hilir.
Yosef menekankan pentingnya kolaborasi untuk menjaga harga jual kendaraan tetap terjangkau dan mempertahankan stabilitas pasar hingga akhir tahun ini.
Faktor Pendukung
Penguatan sektor pertanian dan stabilitas harga komoditas diharapkan dapat menjaga tren positif daya beli masyarakat. Hal ini menjadi penting untuk menunjang penjualan sepeda motor yang berperan sebagai moda transportasi utama dalam mobilitas harian masyarakat.
Perkembangan Ekspor
Sebagai tambahan, ekspor sepeda motor dalam bentuk CBU (Completely Built-Up) juga menunjukkan peningkatan. Pada Juli 2026, ekspor tercatat sebanyak 65.769 unit, naik dari 50.067 unit pada Juni 2026. Total ekspor Januari hingga Juli 2026 mencapai 382.588 unit, meningkat dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Dengan berbagai faktor tersebut, industri sepeda motor Indonesia menunjukkan ketahanan dan potensi pertumbuhan meskipun menghadapi tantangan global.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











