Pertumbuhan Ekonomi Kepri Tembus 7,04 Persen pada Triwulan I 2026

Pertumbuhan Ekonomi Kepri Tembus 7,04 Persen pada Triwulan I 2026

M-Radar News, Batam – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau pada triwulan I 2026 mencapai 7,04 persen. Capaian tersebut disampaikan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad saat rapat dengan Komisi II DPR RI di Graha Kepri Batam, Rabu, 8 Juli 2026.

Menurut Ansar, pertumbuhan itu menjadi modal penting bagi Kepri untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen yang dicanangkan pemerintah pusat. Kontribusi terbesar masih ditopang oleh sektor industri, perdagangan, investasi, serta aktivitas ekonomi di Kota Batam sebagai pusat pertumbuhan provinsi.

“Pertumbuhan ekonomi Kepri triwulan pertama 2026 kita tumbuh sebesar 7,04 persen. Biasanya di triwulan tiga dan empat kita akan melonjak tinggi. Mudah-mudahan target Bapak Presiden delapan persen bisa kita capai terutama kontribusinya dari Batam,” ujar Ansar.

Selain pertumbuhan ekonomi, Ansar juga menyampaikan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepulauan Riau pada 2025 mencapai 80,53 poin. Angka tersebut menempatkan Kepri sebagai salah satu dari tiga provinsi di Indonesia yang memiliki kategori IPM sangat tinggi.

Sementara itu, angka kemiskinan di Kepri berada pada level 4,26 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional. Pemerintah provinsi terus mendorong program pemberdayaan masyarakat, termasuk bantuan usaha produktif dan dukungan pembiayaan bagi pelaku UMKM untuk menjaga daya beli masyarakat.

Meski demikian, Ansar mengakui tingkat pengangguran masih menjadi tantangan. Tingginya arus migrasi penduduk ke Kepri, khususnya Kota Batam, menyebabkan jumlah pencari kerja terus bertambah setiap tahun. Persepsi Kepri sebagai daerah tujuan mencari pekerjaan menjadi faktor utama.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau optimistis berbagai indikator makro ekonomi dapat terus ditingkatkan melalui penguatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta dunia usaha. Target pertumbuhan ekonomi delapan persen diyakini dapat diwujudkan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup