Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Bekasi Tak Perlu Takut Ikuti Pendataan
M-Radar News, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bekasi bersama Pemkab Bekasi resmi mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kantor Bupati Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu, 8 Juli 2026. Sensus ini bertujuan memotret kondisi perekonomian nasional dan daerah sebagai dasar kebijakan pemerintah.
Kepala BPS Kabupaten Bekasi, Krido Saptono, menjelaskan sensus ekonomi merupakan kegiatan pendataan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia setiap 10 tahun sekali. Kunjungan lapangan telah dimulai sejak 15 Juni dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Petugas akan mendatangi rumah-rumah untuk mendata keluarga dan pelaku usaha.
“Harapan kami, petugas kami bisa diterima di lapangan dalam menjalankan tugasnya pada Sensus Ekonomi 2026. Sehingga diharapkan kegiatan sensus ini bisa berjalan lancar sampai bulan Agustus nanti,” kata Krido, Rabu, 8 Juli 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, meminta masyarakat tidak khawatir terhadap data yang diberikan. Seluruh informasi dijamin kerahasiaannya sesuai undang-undang dan tidak terkait pajak.
“Tidak perlu takut, karena kerahasiaan data yang warga berikan dijamin sepenuhnya oleh undang-undang dan tidak terkait dengan Pajak. Data yang ada sangat berharga untuk memajukan kesejahteraan dan perekonomian daerah,” ujar Asep.
Sebagai bentuk dukungan, Plt Bupati Bekasi telah menjadi responden pendataan sensus ekonomi 2026 pada hari yang sama. Petugas sensus langsung mendata dirinya di kantor bupati.
“Saya sudah didata dalam Sensus Ekonomi 2026. Sekarang giliran bapak dan Ibu sekalian warga Kabupaten Bekasi,” katanya.
Asep menambahkan, keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi masyarakat, terutama pelaku usaha, dalam memberikan informasi yang benar dan akurat.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bekasi untuk menyambut kedatangan petugas sensus dengan tangan terbuka. Berikanlah keterangan yang sebenar-benarnya dan jujur apa adanya,” ujarnya.
Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat memberikan gambaran lengkap struktur perekonomian. Hasilnya akan menjadi acuan penyusunan kebijakan ekonomi pemerintah pusat dan daerah.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











