Kisah Widodo, Mantan Sales Jadi Pengembang Rumah Subsidi yang Diresmikan Prabowo
M-Radar News, Jateng – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan kisah inspiratif di balik peresmian akad massal KPR rumah subsidi di Batang, Jawa Tengah (Jateng), yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (30/7/2026).
Pengembang proyek tersebut, yakni Widodo, merupakan mantan tenaga pemasar (sales) yang kini sukses membangun puluhan ribu unit rumah subsidi.
Maruarar menyebutkan, bahwa Widodo sebelumnya bekerja sebagai sales sebelum merintis bisnis properti. Kini, ia mencatatkan keuntungan hingga Rp30 miliar per tahun dari pengembangan rumah subsidi.
“Dulu dia seorang sales, Pak, sekarang dia pengembang yang sukses dengan keuntungan Rp30 miliar satu tahun,” ujar Maruarar dalam acara tersebut.
Kisah Widodo memiliki kemiripan dengan dua pengembang rumah subsidi lainnya yang proyeknya juga diresmikan Presiden Prabowo. Pertama, Angga di Cileungsi, Jawa Barat, yang merupakan mantan office boy (OB) dan kini meraih keuntungan Rp50 miliar per tahun.
Kedua, Wawan di Serang, Banten, mantan pengemudi ojek yang sukses mengembangkan 50.000 unit rumah pada Desember 2025.
Menurut Maruarar, keberhasilan para pengembang yang merintis dari bawah ini menjadi bukti nyata pemerataan ekonomi di sektor perumahan.
“Sesuai arahan Bapak Presiden, ekonomi harus terdistribusi dan tidak boleh hanya berputar di satu kelompok,” jelasnya, seraya menambahkan, bahwa ke depan akan ada contoh serupa dari Jawa Timur.
Peresmian akad massal di Batang ini merupakan lokasi ketiga yang diresmikan Presiden Prabowo. Widodo berhasil mengembangkan 62.000 unit rumah subsidi di kawasan tersebut, menunjukkan bahwa latar belakang sederhana bukan halangan untuk sukses di industri properti.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












