Penumpang KA Pandanwangi Tembus 576 Ribu pada Semester I 2026
M-Radar News, Jember – Kereta Api (KA) Pandanwangi melayani 576.158 pelanggan pada Semester I 2026. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 574.717 pelanggan. KA bersubsidi ini menghubungkan Kabupaten Jember dan Banyuwangi.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan KA Pandanwangi memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat. “Karena melayani perjalanan harian dengan tarif terjangkau melalui skema Public Service Obligation (PSO),” katanya, Selasa (21/7/2026).
Sebagai kereta api bersubsidi, KA Pandanwangi menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau. Kehadirannya mendukung konektivitas antara Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi yang memiliki aktivitas ekonomi, pendidikan, perdagangan, serta pariwisata yang dinamis.
Menurut Cahyo, kemudahan akses transportasi ini mendorong meningkatnya mobilitas tenaga kerja, pelajar, pelaku usaha, hingga wisatawan. Hal itu memberi dampak positif terhadap aktivitas ekonomi Jember-Banyuwangi.
“Untuk melayani kebutuhan masyarakat, KA Pandanwangi beroperasi empat perjalanan pulang pergi setiap hari pada rute Jember-Ketapang,” katanya. Frekuensi perjalanan yang konsisten menjadikan kereta ini sebagai pilihan utama masyarakat untuk bekerja, menempuh pendidikan, berbisnis, maupun berwisata.
Pada akhir pekan, jumlah pelanggan KA Pandanwangi juga meningkat. Pada Jumat (17/7), KA Pandanwangi melayani 7.490 pelanggan. Sedangkan pada Sabtu (18/7) sebanyak 7.412 pelanggan. Pada dua hari tersebut, tingkat okupansi dinamis mencapai 120 persen.
Cahyo menyebut peningkatan itu dipengaruhi tingginya mobilitas masyarakat menuju Banyuwangi yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC). Banyak wisatawan memilih KA Pandanwangi sebagai moda transportasi yang praktis dan ekonomis untuk menghadiri agenda wisata tahunan tersebut.
Kereta api merupakan moda transportasi massal yang efisien, hemat energi, serta memiliki emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi. “Semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan kereta api, maka semakin besar pula kontribusi bersama dalam menciptakan sistem transportasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, KAI Daop 9 Jember akan terus meningkatkan pelayanan agar KA Pandanwangi tetap menjadi pilihan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah timur Pulau Jawa.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











