Hadapi Kemarau, Pemkab Batanghari Optimalkan Sumur Bor dan Irigasi Perpompaan
M-Radar News, Pemerintah Kabupaten Batanghari mengoptimalkan sumur bor dan irigasi perpompaan untuk menghadapi ancaman kekeringan di sektor pertanian. Langkah ini diambil agar petani tetap bisa beraktivitas meski musim kemarau tiba.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Batanghari, Farizal, mengatakan fasilitas sumber air itu merupakan program Kementerian Pertanian tahun anggaran 2025. “Sumur bor dan irigasi perpompaan merupakan program dari Kementerian Pertanian tahun anggaran 2025 lalu. Sejauh ini cukup memadai untuk mendukung kebutuhan air pertanian di Batanghari,” katanya.
Selain mengandalkan infrastruktur pengairan, dinas juga melibatkan penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk mendampingi petani. Farizal menyebut, Kabupaten Batanghari saat ini didukung oleh 103 PPL yang membantu petani menjaga produksi tanaman pangan dan hortikultura.
“Kami terus menggalakkan kepada petani untuk menjaga sumber air yang ada, seperti memanfaatkan sumur bor, embung, irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, serta menjaga saluran irigasi tersier,” ujar Farizal.
Sumur bor dan irigasi perpompaan menjadi andalan utama saat debit air sungai menurun. Petani di beberapa kecamatan seperti Muara Tembesi dan Maro Sebo sudah mulai menggunakannya untuk mengairi sawah.
Meski demikian, Farizal mengingatkan petani untuk bijak menggunakan air. Ia meminta petani tidak membuang-buang air dan merawat saluran irigasi agar tetap lancar.
Dinas juga menyiagakan tim teknis untuk memperbaiki pompa dan sumur bor yang rusak. Jika ada kerusakan, petani bisa melapor ke PPL setempat.
Dengan optimalisasi ini, diharapkan produksi pangan di Batanghari tetap terjaga meski cuaca ekstrem melanda.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












