Cegah Aksi Tawuran, Gubernur Pramono Resmikan Ring Tinju dan Pos Jaga Jakarta di Kampung Melayu
M-Radar News, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Arena Ring Tinju Kampung Melayu dan Pos Jaga Jakarta, di Kelurahan Balimester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (6/11/2026). Fasilitas tersebut, diharapkan menjadi sarana pembinaan pemuda, sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban lingkungan.
Peresmian itu turut dihadiri Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin. Arena Ring Tinju Kampung Melayu merupakan fasilitas kedua yang dibangun Pemprov DKI Jakarta, setelah sebelumnya meresmikan ring tinju di bawah Flyover Pasar Rebo, Kelurahan Susukan, Kecamatan Pasar Rebo, pada 18 Mei 2026.
Pembangunan fisik Arena Ring Tinju Kampung Melayu, berlangsung mulai 20 Agustus hingga 23 Oktober 2026. Pembangunan tersebut dilaksanakan berdasarkan arahan Gubernur DKI Jakarta dengan dukungan PD PAM Jaya.
Gubernur Pramono mengatakan, keberadaan fasilitas tersebut menjadi salah satu upaya konkret pemerintah dalam menangani persoalan di lingkungan masyarakat, mulai dari aksi tawuran, pengelolaan sampah, hingga keamanan wilayah.
Menurutnya, arena ring tinju dapat dimanfaatkan para pemuda dan komunitas setempat untuk menyalurkan minat, bakat, serta energi melalui kegiatan olahraga yang positif dan terarah. Dengan demikian, potensi keterlibatan generasi muda dalam aksi kekerasan jalanan dapat ditekan.
“Arena ring tinju merupakan langkah preventif dalam menangani aksi tawuran dan menjaga ketertiban umum melalui pendekatan kolaboratif berbasis wilayah,” kata Gubernur Pramono.
Ia mengungkapkan, keberadaan arena ring tinju dan fasilitas serupa di Jakarta Timur mulai memberikan dampak terhadap penurunan angka tawuran. Hingga akhir Oktober 2026, tercatat sebanyak 20 kejadian tawuran, jauh lebih rendah dibandingkan sepanjang 2025 yang mencapai 130 kejadian.
“Artinya, 100 kali lebih tawuran yang berkurang di tempat ini,” ungkapnya.
Selain membangun arena ring tinju, Pemprov DKI Jakarta juga mengalihfungsikan area bekas Tempat Penampungan Sementara (TPS) menjadi Pos Jaga Jakarta. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai pusat koordinasi berbagai unsur wilayah dalam memantau keamanan dan ketertiban masyarakat.
Gubernur Pramono menjelaskan, pemanfaatan kembali lokasi bekas TPS dilakukan menyusul penurunan volume sampah setelah penerapan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.
“Alih fungsi lokasi ini dilakukan karena terjadi penurunan volume produksi sampah di lokasi tersebut setelah implementasi Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber berhasil dilakukan,” ujarnya.
Pos Jaga Jakarta, juga akan melibatkan Satgas Tingkat Kota Administrasi Jaktim. Keberadaan satuan tugas tersebut diarahkan untuk mencegah dan mempercepat penanganan aksi tawuran, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan, keadaan darurat, hingga bencana.
Gubernur Pramono menilai, penggabungan fungsi arena olahraga, pengelolaan lingkungan, dan pos keamanan merupakan contoh pendekatan terpadu dalam menyelesaikan persoalan perkotaan.
“Ini contoh yang baik bagi penanganan di lapangan untuk bagaimana mengatasi tawuran, mengatasi sampah, dan juga menjaga keamanan yang ada di Jakarta ini,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Administrasi Jaktim, Munjirin mengusulkan agar kawasan kolong Flyover Kampung Melayu juga dimanfaatkan untuk penyelenggaraan Liga Aspal. Lokasi tersebut berada di kawasan yang sama dengan Arena Ring Tinju dan Pos Jaga Jakarta.
Usulan itu mendapat respons positif dari Gubernur Pramono. Gubernur bahkan langsung menyetujui penyelenggaraan kompetisi tersebut dengan memperebutkan Piala Wali Kota Jakarta Timur.
“Saya menyetujui untuk di Jakarta Timur ini dihidupkan pertandingan Liga Aspal karena kemarin marak dan tidak semua tempat bisa digunakan untuk Liga Aspal, tetapi di Jakarta Timur termasuk di Kampung Melayu ini, saya yakin bisa digunakan untuk Liga Aspal,” tandasnya.
“Saya tentu menyetujui kalau kemudian Liga Aspal digelar dengan Piala Wali Kota Jakarta Timur,” tutup Gubernur Pramono.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.















