Pemkab Klaten Matangkan Persiapan Pilkades Serentak 2027, 256 Desa Masuk Gelombang II

Plt. Bupati Klaten, Linda Benny memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pilkades Gelombang II Tahun 2027 sekaligus Penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Bersama, di Ruang Rapat Utama B2 Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Klaten, Rabu (4/11/2026). Foto: dok/kmf.

M-Radar News, Klaten – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang II Tahun 2027. Sebanyak 256 desa dijadwalkan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa tersebut, direncanakan berlangsung pada Maret atau awal April 2027.

Persiapan itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2027, yang dirangkaikan dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Bersama di Ruang Rapat Utama B2 Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Klaten, Rabu (4/11/2026).

Baca juga:

Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Klaten Linda Benny, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kejaksaan Negeri Klaten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para camat, serta jajaran instansi lainnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Klaten, Supriyono mengatakan, rapat koordinasi tersebut merupakan langkah awal untuk mempersiapkan seluruh tahapan Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2027.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor, khususnya bersama Forkopimda, diperlukan guna memastikan kesiapan penyelenggaraan sekaligus menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat selama seluruh tahapan pemilihan berlangsung.

“Pilkades Gelombang II Tahun 2027 direncanakan berlangsung sekitar Maret atau awal April 2027. Terdapat 256 desa yang masuk dalam pelaksanaan Pilkades gelombang ini,” jelasnya.

Supriyono menjelaskan, tahapan Pilkades mencakup proses persiapan, pendaftaran dan penyusunan daftar pemilih, pencalonan, penjaringan serta seleksi administrasi bakal calon, penetapan calon, hingga pengundian nomor urut.

Selanjutnya, tahapan dilanjutkan dengan kampanye, masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara, penetapan hasil pemilihan, pengesahan, hingga pelantikan kepala desa terpilih.

Hasil finalisasi persiapan tersebut nantinya menjadi dasar pengajuan permohonan persetujuan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri), sebagai bagian dari proses pelaksanaan Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2027.

Sementara itu, Plt. Bupati Linda Benny mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan penyelenggaraan Pilkades.

Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting untuk memastikan pesta demokrasi di tingkat desa berlangsung jujur, adil, aman, dan kondusif.

Baca juga:

“Seluruh panitia di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa wajib memahami dan mematuhi peraturan perundang-undangan serta peraturan daerah yang berlaku. Jangan sampai terdapat celah administrasi yang berpotensi menimbulkan sengketa hukum di kemudian hari,” tegas Linda.

Linda juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN), perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta panitia pemilihan agar menjaga netralitas dan tidak berpihak kepada calon kepala desa tertentu.

Menurutnya, sikap netral seluruh penyelenggara menjadi salah satu kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses maupun hasil pemilihan.

Selain itu, ia meminta koordinasi intensif antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Bintara Pembina Desa (Babinsa), dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) untuk memetakan potensi kerawanan konflik di masing-masing wilayah.

Hal tersebut dinilai penting karena Pilkades memiliki kedekatan sosial yang kuat dengan kehidupan masyarakat desa. Oleh sebab itu, langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini guna mencegah terjadinya gesekan maupun konflik antarkelompok pendukung calon.

Lebih lanjut, Linda menegaskan, penandatanganan berita acara kesepakatan bersama bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen seluruh pihak untuk mengawal setiap tahapan Pilkades agar berjalan aman, damai, tertib, dan lancar.

“Semoga Pilkades Gelombang II ini dapat menjadi percontohan pesta demokrasi tingkat desa yang matang dan bermartabat, serta menghasilkan pemimpin-pemimpin yang amanah dan inovatif untuk mewujudkan Klaten yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” harapnya.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Baca juga:
Tutup