Tour Hey Slank! Berani Kita Beda 2026 ke-10 di Banyuwangi, Bimbim Dorong Kolaborasi Buka Lapangan Kerja

HS! Hey Slank Banyuwangi, Berani Kita Beda 2026, menggelar press conference di Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center, pada Minggu (1/11/2026). Foto: dok/by/red.

M-Radar News, Banyuwangi – Rangkaian Hey Slank! Berani Kita Beda Tour 2026 resmi mencapai kota ke-10, sekaligus menjadi penutup perjalanan tur selama satu tahun di Pantai Boom Marina Banyuwangi, pada Minggu, 1 November 2026.

Kegiatan ini tidak sekadar menghadirkan hiburan musik, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara musisi, komunitas, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat lokal.

Baca juga:

Drummer Slank, Bimbim mengatakan, kolaborasi bersama HS selama setahun terakhir memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar menyelenggarakan pertunjukan musik.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan membuka peluang kerja di tengah kondisi ekonomi yang dinilai masih berat.

“Satu tahun terakhir ini, kita kerja bersama HS. Dari awal memang sudah komitmen dengan Haji Suryo (owner HS). Di tengah kondisi ekonomi yang lagi berat ini, kita kolaborasi membuka lapangan pekerjaan lebih besar, membuka wawasan anak muda lewat musik, untuk jadi lebih baik,” ungkap Bimbim dalam press conference di Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center, Minggu (1/11/2026).

Ia memastikan kolaborasi tersebut akan berlanjut pada 2027, melalui penyelenggaraan tour di 10 kota lainnya di Indonesia. Komitmen itu merupakan hasil pembicaraan bersama pemilik HS, Haji Suryo untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

“Kemarin sudah ngobrol lagi dengan Haji Suryo, akan 10 kota lagi tahun depan, alhamdulillah, berkah ya. Niatnya sama, gimana caranya di ekonomi yang lagi berat ini, bisa bikin lapangan pekerjaan. Itu sih niat awalnya, aku, Slank dan Pak Suryo,” lanjutnya.

Selain agenda tour, kolaborasi HS dan Slank juga direncanakan berlanjut dalam perayaan ulang tahun Slank ke-43 pada Desember mendatang di Jakarta. Terkait lokasi konser, vokalis Slank, Kaka menyampaikan informasi lebih lanjut akan diumumkan kemudian.

Dukungan terhadap perekonomian masyarakat, juga menjadi salah satu fokus dalam rangkaian tour tersebut.

Bassist Slank, Ivanka menjelaskan, HS memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan Slankerspreneur, yakni penggemar Slank yang memiliki usaha, untuk memasarkan produk melalui stan yang disediakan di lokasi konser.

“HS memfasilitasi teman-teman UMKM, Slankerspreneur untuk bikin booth-booth. Di 10 kota berikutnya, InsyaAllah Slankers juga akan mendapatkan tempat lagi berjualan di konsernya Slank. Thanks HS!” ujar Ivanka.

Sepanjang penyelenggaraan tur di 10 kota, pihak penyelenggara mencatat lebih dari 500 pelaku UMKM telah dilibatkan serta sekitar 5.000 anggota komunitas anak muda berpartisipasi.

Program tersebut, diharapkan mampu memperluas kesempatan usaha sekaligus memperkuat jaringan komunitas kreatif di berbagai daerah.

Direktur Sales & Marketing HS, Tessa Arya Pradana mengatakan, kolaborasi pada tahun mendatang akan semakin melibatkan komunitas dan pelaku kreatif lokal atau local heroes di setiap kota yang disinggahi.

Menurutnya, pengembangan kegiatan tidak lagi hanya berorientasi pada peningkatan brand awareness, tetapi juga diarahkan pada kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan ekonomi daerah.

“Tahun depan, banyak kolaborasi dengan local heroes dan komunitas kreatif. Tahun depan, kami pinginnya lebih dari sekadar awareness, akan ada variasi. Tapi poinnya adalah kolaborasi dengan Slank akan kami lanjutkan,” jelasnya.

Baca juga:

Tessa juga mengapresiasi sambutan masyarakat Jawa Timur (Jatim), terhadap produk HS. Khusus Banyuwangi, yang menjadi salah satu wilayah ekspansi perusahaan pada awal 2026, kinerja penjualan dinilai menunjukkan perkembangan signifikan.

Ia menyebut, Jatim memberikan kontribusi sekitar 25 persen terhadap total penjualan nasional HS. Meski fasilitas produksi perusahaan berada di Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Tessa mengaku HS mendapat sambutan positif dari masyarakat di Jatim.

Sementara itu, Direktur Regional Area Jatim-Bali HS, David menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Banyuwangi, pemerintah daerah, komunitas, serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.

David menyebut, Jatim memberikan kontribusi sekitar 25 persen terhadap total penjualan nasional HS. Meski fasilitas produksi perusahaan berada di Magelang, Jawa Tengah (Jateng), ia mengaku HS mendapat sambutan positif dari masyarakat di Jatim.

“Produk HS juga telah tersedia melalui sejumlah jaringan ritel modern, swalayan lokal, serta warung tradisional,” imbuhnya.

Sebelum mencapai Banyuwangi, Hey Slank! Berani Kita Beda Tour 2026 telah menyambangi sejumlah kota, di antaranya Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Lampung, Malang, Palembang, Bandung, dan Purwokerto.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan riding bersama komunitas otomotif, dengan titik keberangkatan dari GOR Tawangalun menuju Pantai Boom Marina.

Dalam gelaran puncak di Banyuwangi, Slank tampil bersama sejumlah musisi dan kelompok musik pendukung, di antaranya Tony Q Rastafara, Deky Donk, Reina Eighteen DJ, Begundal Lowokwaru, Superiots, dan Rebellion Rose.

Bimbim berharap, penyelenggaraan tur ini tidak berhenti sebagai kegiatan hiburan semata. Ia menilai ruang publik, panggung musik, serta kesempatan tampil bagi musisi lokal perlu terus diperbanyak agar komunitas dan talenta daerah dapat berkembang.

Melalui penutupan rangkaian tur di Banyuwangi, kolaborasi HS dan Slank diharapkan dapat terus berlanjut dengan melibatkan lebih banyak komunitas, pelaku UMKM, serta musisi lokal.

Dengan demikian, kegiatan musik tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat membuka peluang usaha, memperluas lapangan pekerjaan, dan menggerakkan ekonomi kreatif di daerah.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Baca juga:
Boby Y Christ
Reporter
Tutup