Hamas Tuding Israel Tingkatkan Serangan ke Gaza untuk Gagalkan Rencana Damai

Hamas Tuding Israel Tingkatkan Serangan ke Gaza untuk Gagalkan Rencana Damai

M-Radar NewsHamas menuding Israel, sengaja meningkatkan serangan ke Jalur Gaza, untuk menggagalkan rencana damai yang telah disepakati. Eskalasi terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan pelucutan senjata kelompok Palestina dan gencatan senjata.

Serangan Israel sejak Minggu (2/8) pagi telah menewaskan lebih dari 19 warga Palestina dan memusnahkan seluruh keluarga, menurut pernyataan Hamas.

Hamas menyebut, tindakan itu sebagai “eskalasi yang disengaja oleh pemerintahan penjahat perang Netanyahu, yang bertujuan menghalangi kesepahaman yang telah dicapai dengan para mediator, termasuk pemerintahan AS.”

Trump pada Jumat (31/7) mengumumkan, bahwa Hamas dan kelompok bersenjata Palestina lainnya sepakat melucuti senjata. Kesepakatan yang melibatkan Board of Peace (BoP) itu digambarkan Trump sebagai “langkah monumental” menuju perdamaian.

Namun, Hamas menyerukan para mediator dan penjamin perjanjian gencatan senjata agar menekan Israel menghentikan serangan dan mematuhi perjanjian.

Kelompok Palestina itu menggambarkan serangan Zionis sebagai kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Mereka mendesak masyarakat internasional mengambil langkah hukum untuk meminta pertanggungjawaban para pemimpin Israel, serta melindungi warga Palestina yang terus menghadapi ancaman genosida dan pengusiran.

Sementara itu, Menteri Energi Israel Eli Cohen dalam wawancara dengan Army Radio mengatakan, tidak ada kesepakatan yang mewajibkan Israel menghentikan serangan selama rencana damai masih dinegosiasikan.

Ketegangan ini menandai babak baru konflik, di tengah upaya internasional untuk menengahi perdamaian di kawasan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup