Habitat Harimau Sumatera di Riau Terancam Karhutla

Habitat Harimau Sumatera di Riau Terancam Karhutla

M-Radar News, Riau – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Suaka Margasatwa Kerumutan, Riau, telah mengancam habitat Harimau Sumatera, salah satu satwa liar yang dilindungi. Kebakaran ini berlangsung lebih dari sepekan dan menjadi perhatian serius karena kawasan ini merupakan habitat penting bagi berbagai satwa langka.

Meski api masih menyala di dalam kawasan konservasi tersebut, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Supartono, memastikan hingga kini belum ditemukan satwa yang terdampak secara langsung akibat kebakaran. Namun, keberadaan api di lahan gambut di dalam kawasan tetap menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup satwa di sana.

Kebakaran sempat berhasil dipadamkan melalui operasi water bombing yang dilakukan Satgas Udara pada hari Jumat dan Sabtu pekan lalu. Sayangnya, api kembali menyala akibat bara yang tersembunyi dalam lapisan gambut dan didukung oleh kondisi cuaca serta angin kencang.

BBKSDA Riau memperkirakan luas kawasan yang terbakar mencapai sekitar lima hektare, meskipun angka ini masih dalam proses verifikasi karena tim masih menuju lokasi untuk pengecekan langsung. Medan yang sulit berupa lahan gambut dengan vegetasi hutan yang rapat membuat penanganan kebakaran menjadi lebih kompleks. Tim darat harus menempuh jarak sekitar 32 kilometer melalui jalur yang tidak mudah untuk mencapai titik api.

Upaya pemadaman terus dilakukan dengan dukungan tim udara yang memetakan titik api serta tim darat yang mengecek kondisi lapangan dan kemungkinan pemadaman secara langsung. Selain titik api di dalam kawasan Suaka Margasatwa Kerumutan, terdapat pula kebakaran di luar kawasan yang berjarak sekitar 12 kilometer dari batas suaka margasatwa.

BBKSDA Riau menegaskan akan terus memantau perkembangan karhutla guna mencegah meluasnya kebakaran yang dapat mengancam habitat Harimau Sumatera serta satwa liar lainnya di kawasan konservasi tersebut. Penanganan karhutla di kawasan ini penting untuk menjaga kelestarian satwa dan ekosistem hutan yang rentan terhadap kerusakan akibat kebakaran.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup