Ketua DPRD Sidoarjo Apresiasi Dishub Launching Bus Sekolah Gratis, Usulkan Libatkan Angkot dengan Sistem Abonemen
M-Radar News, Sidoarjo – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo, H. Abdillah Nasih mengapresiasi rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo, meluncurkan layanan bus sekolah gratis bagi pelajar.
Menurut Abdillah, program tersebut perlu didukung sebagai salah satu upaya mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus memberikan kemudahan akses transportasi bagi pelajar.
Dishub Sidoarjo, diketahui menyiapkan lima unit bus berukuran sedang dengan kapasitas sekitar 25-30 penumpang. Bus tersebut akan melayani sistem antar-jemput yang disesuaikan dengan jadwal masuk dan pulang sekolah.
Meski mendukung program tersebut, Abdillah menilai cakupan rute bus sekolah yang direncanakan masih terbatas. Ia menyebut, layanan tersebut perlu dikembangkan agar dapat menjangkau lebih banyak kawasan permukiman.
“Kalau menggunakan bus sekolah ini kan hanya melayani cakupannya terbatas, Buduran-Kota-Candi-Porong. Dan cenderung tidak bisa menjangkau titik padat penduduk,” kata Abdillah Nasih, Kamis (17/9/2026).
Ia mencontohkan sejumlah wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi, seperti Kecamatan Waru, Taman, Tulangan, dan Krian. Menurutnya, karakteristik permukiman di wilayah tersebut perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan pola layanan transportasi pelajar.
Karena itu, Abdillah mengusulkan agar pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan bus sekolah, tetapi juga melibatkan angkutan kota (angkot) atau lyn yang telah beroperasi di Sidoarjo.
“Jalan-jalan di Waru sepanjang, misalkan Tulangan sana yang tidak memungkinkan. Alangkah lebih baiknya kerja sama dengan lyn ataupun angkot,” ujarnya.
Menurut Abdillah, pelibatan angkot dapat memberikan manfaat ganda. Selain membantu pelajar memperoleh akses transportasi gratis, kebijakan tersebut dinilai dapat mempertahankan aktivitas ekonomi para pengemudi angkutan umum.
Ia menawarkan konsep sistem langganan atau abonemen. Dalam skema tersebut, pelajar yang membutuhkan layanan transportasi dapat memperoleh kupon atau kartu langganan bulanan yang ditanggung pemerintah.
Kupon tersebut nantinya dapat digunakan oleh pengemudi angkot untuk mengajukan subsidi, atau penggantian biaya operasional kepada pemerintah daerah.
“Jadi pelajar tetap gratis, angkot juga tetap beroperasi dan produktif,” tegas Abdillah Nasih.
Abdillah juga menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam layanan antar-jemput pelajar. Menurutnya, jadwal operasional harus disusun secara baik agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.
“Jam antar jemput juga harus on time, tidak boleh telat,” tambahnya
Selain skema subsidi, Abdillah mendorong adanya pembinaan dan dukungan terhadap armada angkot yang dilibatkan dalam program tersebut. Menurutnya, armada perlu diremajakan agar lebih layak, aman, dan nyaman digunakan.
Dukungan peremajaan armada tersebut, kata dia, dapat dilakukan melalui program Kredit Usaha Daerah (Kurda) dengan skema pembiayaan berbunga ringan.
Abdillah menilai, keberadaan angkot juga dapat menjadi pelengkap bus sekolah, terutama untuk menjangkau kawasan permukiman yang tidak mudah diakses bus berukuran sedang.
Menurutnya, jika shelter bus sekolah hanya berada di titik tertentu, tidak semua pelajar dapat menjangkaunya, terutama mereka yang tinggal di dalam gang atau kawasan permukiman padat.
“Ini tentang efisiensi anggaran dan sekaligus pemberdayaan ekonomi lokal. Kita dorong program yang pro masyarakat dan inklusif. Angkot tersebut juga bisa dinikmati oleh masyarakat, tidak hanya pelajar,” kata Abdillah.
Pada prinsipnya, DPRD Sidoarjo mendukung rencana peluncuran bus sekolah gratis. Namun, Abdillah mendorong agar program tersebut dikembangkan melalui kolaborasi dengan angkot sehingga memiliki jangkauan lebih luas.
Ia berharap, program transportasi gratis bagi pelajar tersebut dapat segera direalisasikan dengan konsep yang terukur, kolaboratif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat bagi pelajar dan pelaku usaha angkutan umum di Sidoarjo.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












