Program Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Mulai Jalan di Madura
M-Radar News, Sumenep – Program bedah rumah untuk orang tua siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur, resmi mulai berjalan. Program hasil kolaborasi Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PKP) ini bertujuan memperbaiki kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi keluarga siswa Sekolah Rakyat.
Sebagai tahap awal, dilakukan verifikasi lapangan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, untuk memastikan persyaratan penerima bantuan terpenuhi. Kabupaten Sumenep mendapatkan kuota sebanyak 50 titik rumah yang akan direnovasi. Dari jumlah tersebut, delapan rumah telah lolos tahap verifikasi dan siap untuk proses renovasi yang diperkirakan dimulai bulan depan, menunggu Surat Keputusan (SK) penetapan.
Koordinator program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kabupaten Sumenep, Agung Candra, menyampaikan bahwa verifikasi dilakukan bersama tim dari Kemensos dan Kementerian PKP, termasuk Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib dan Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai. Pada hari yang sama, verifikasi dilaksanakan di tiga lokasi penerima manfaat, antara lain rumah Susanti di Dusun Pasar Kayu, Desa Pabian, serta rumah Indri Novianti dan Ika Triani di Desa Panggarangan, Kecamatan Kota Sumenep.
Dalam kunjungannya, Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib mengingatkan pentingnya bersyukur bagi penerima manfaat. Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya memberikan fasilitas pendidikan bagi anak-anak melalui Sekolah Rakyat, tetapi juga pemberdayaan bagi orang tua siswa. Susanti, salah satu penerima manfaat, juga mendapatkan bantuan sosial lain seperti PKH, BNPT, dan bantuan pemberdayaan sosial ekonomi berupa barang dagangan seperti freezer untuk usaha es keliling.
Selain itu, rumah penerima lain yang menjalankan usaha laundry, seperti Indri Novianti dan Ika Triani, akan disesuaikan renovasinya dengan kebutuhan usaha agar kegiatan ekonomi dapat berjalan lebih optimal. Pesan juga disampaikan agar bantuan pemberdayaan sosial dapat mendorong kemandirian penerima manfaat.
Secara nasional, program 3 juta rumah untuk rakyat menargetkan renovasi 10 ribu unit RTLH bagi keluarga siswa Sekolah Rakyat melalui program BSPS. Program ini merupakan sinergi antara Kemensos dan Kementerian PKP sebagai upaya mengentaskan kemiskinan ekstrem dengan memperbaiki kondisi hunian yang layak bagi keluarga siswa, sehingga berdampak positif pada kualitas hidup dan pendidikan anak-anak.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












