Penyelidikan Ungkap Pangeran Arab Saudi Tewas Akibat Kombinasi Obat-obatan Terlarang
M-Radar News, London – Seorang pangeran Arab Saudi ditemukan tewas di kamar mandi Hotel Marriott Kensington, London, pada November 2025. Hasil penyelidikan forensik menyimpulkan penyebab kematiannya adalah henti jantung yang dipicu oleh kombinasi alkohol dan sejumlah obat terlarang.
Koroner Pengadilan Inner West London mengeluarkan putusan misadventure (kecelakaan) setelah tidak menemukan bukti tindak pidana maupun bunuh diri. Pangeran Abdullah bin Fahad bin Abdullah bin Abdulaziz bin Jalawi al Saud, 29 tahun, ditemukan dalam keadaan berpakaian lengkap di lantai kamar mandi yang terkunci dari dalam.
Temuan Toksikologi
Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar alkohol dalam darah mencapai 0,222 persen, hampir tiga kali lipat batas legal mengemudi di Inggris. Selain alkohol, tim forensik mendeteksi gamma-hydroxybutyrate (GHB), ganja, serta alprazolam (Xanax) dalam dosis rekreasional. Kombinasi zat tersebut memicu serangan jantung yang merenggut nyawanya.
Riwayat Rehabilitasi
Sebelum meninggal, Abdullah menjalani perawatan kecanduan alkohol dan Xanax di Priory Clinic, London, serta Rainford Hall di Merseyside. Ia dinilai kooperatif selama perawatan, namun tidak menghadiri jadwal tindak lanjut setelah keluar pada Oktober 2025. Rekaman CCTV menunjukkan ia seorang diri pada malam sebelum kematiannya.
Petugas kebersihan hotel menemukan korban sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Upaya resusitasi gagal dan ia dinyatakan meninggal di tempat. Sidang inkuisisi memastikan tidak ada keterlibatan pihak lain.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












