Bank Sampah Jadi Solusi Kebersihan dan Ekonomi Masyarakat

Bank Sampah Jadi Solusi Kebersihan dan Ekonomi Masyarakat

M-Radar News, Surabaya – Pengelolaan sampah melalui bank sampah dinilai mampu mengurangi persoalan lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Dalam perspektif Islam, menjaga kebersihan lingkungan menjadi bagian dari ibadah dan wujud tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.

Hal itu disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gubeng Kementerian Agama Kota Surabaya, Ustadzah Siti Urifah, S.Th.I., dalam program Cahaya Pagi RRI Pro 4 Surabaya, Selasa 21 Juli 2026.

Menurut Siti, bank sampah menjadi solusi yang mampu menjawab dua persoalan sekaligus, yakni penanganan sampah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Bank sampah adalah solusi nyata untuk dua masalah sekaligus, yaitu masalah sampah dan ekonomi,” ujar Siti.

Melalui pengelolaan sampah yang baik, lingkungan menjadi lebih bersih. Sampah yang sebelumnya tidak bernilai dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Siti menegaskan, menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari ajaran Islam. Kepedulian terhadap bumi bukan sekadar tanggung jawab sosial, tetapi juga bentuk pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Menjaga kebersihan dan tidak merusak bumi merupakan bagian dari iman sekaligus bentuk ibadah yang dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Sebagai penyuluh agama, Siti mengaku terus mendorong masyarakat untuk memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui langkah-langkah sederhana. Salah satunya memilah sampah dari rumah dan memanfaatkan bank sampah.

“Sebagai penyuluh agama, kami mengajak masyarakat untuk memahami bahwa menjaga bumi merupakan tanggung jawab bersama yang sejalan dengan ajaran agama,” ucapnya.

Ia berharap semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, kebiasaan tersebut juga dapat memperkuat kepedulian sosial serta memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Melalui dialog Cahaya Pagi, masyarakat diajak melihat bank sampah bukan sekadar tempat mengelola limbah, tetapi juga sebagai gerakan nyata menjaga kelestarian bumi sekaligus mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup