Kurang dari Setahun Diluncurkan, Aplikasi Tring Pegadaian Tembus 6,5 Juta Pengguna

Kurang dari Setahun Diluncurkan, Aplikasi Tring Pegadaian Tembus 6,5 Juta Pengguna. Foto: dok/ist/umsu.

M-Radar News, Jakarta – Aplikasi digital Tring milik PT Pegadaian (Persero) mencatat pertumbuhan pengguna yang signifikan. Kurang dari satu tahun sejak diluncurkan, aplikasi tersebut telah digunakan lebih dari 6,5 juta pengguna.

Pertumbuhan tersebut menjadi bagian dari strategi Pegadaian dalam memperluas akses layanan keuangan melalui platform digital yang dinilai lebih mudah dan praktis bagi nasabah.

Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti mengatakan jumlah pengguna Tring saat ini hampir mencapai 7 juta nasabah meski aplikasi tersebut belum genap satu tahun diluncurkan.

“Pertumbuhan pengguna Tring hampir mencapai 7 juta nasabah dalam waktu kurang dari satu tahun,” ujar Selfie seperti dikutib, pada Jumat (4/9/2026).

Secara keseluruhan, jumlah nasabah Pegadaian telah melampaui 36 juta orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 27 juta nasabah tercatat aktif melakukan transaksi.

Aplikasi Tring menyediakan berbagai layanan Pegadaian dalam satu platform. Beberapa di antaranya tabungan emas dan cicil emas yang dapat diakses secara digital.

Melalui layanan tabungan emas, masyarakat dapat mulai berinvestasi dengan nominal relatif terjangkau, yakni mulai Rp10 ribu. Sementara layanan cicil emas tersedia mulai dari pembelian emas seberat 1 gram.

Selfie menjelaskan, tabungan emas dan cicil emas memiliki karakteristik serta tujuan yang berbeda. Tabungan emas lebih ditujukan bagi masyarakat yang ingin menabung secara fleksibel, sedangkan cicil emas diarahkan untuk kebutuhan investasi jangka panjang.

“Tabungan emas lebih kepada menabung secara fleksibel, sedangkan cicil emas lebih untuk investasi jangka panjang,” jelasnya.

Pegadaian juga menyasar generasi Z yang mulai memiliki perhatian terhadap investasi dan perencanaan keuangan. Kehadiran Tring diharapkan dapat memberikan akses investasi yang sesuai dengan karakteristik dan kemampuan finansial generasi muda.

Dengan nominal yang relatif terjangkau, masyarakat dapat mulai berinvestasi emas tanpa harus menyediakan dana besar sekaligus.

Campaign Tenang Saja

Selain memperkuat layanan digital, Pegadaian menjalankan kampanye “Tenang Saja” sebagai bagian dari upaya membangun rasa aman dan nyaman bagi nasabah dalam memenuhi kebutuhan finansial.

Melalui Tring dan berbagai layanan lainnya, Pegadaian berupaya mengintegrasikan kebutuhan nasabah, mulai dari investasi, pembiayaan hingga perencanaan keuangan jangka panjang.

Untuk memperluas jangkauan kampanye, Pegadaian juga menggandeng sejumlah musisi serta menjalin kerja sama dengan sejumlah bank besar. Kolaborasi tersebut ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan tabungan emas maupun pembiayaan Pegadaian.

Kinerja Keuangan Tumbuh Positif

Ekspansi layanan digital tersebut berjalan seiring dengan kinerja keuangan Pegadaian yang mencatat pertumbuhan positif hingga semester I 2026. Pegadaian membukukan laba bersih sebesar Rp6,59 triliun atau meningkat 84,4 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Total aset perusahaan juga meningkat 53,9 persen menjadi Rp186,33 triliun. Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan Outstanding Loan (OSL) gross sebesar 52,7 persen menjadi Rp155,1 triliun.

Dari sisi kualitas pembiayaan, Pegadaian mencatat perbaikan. Rasio Non-Performing Loan (NPL) turun dari 0,81 persen menjadi 0,71 persen pada semester I 2026.

Melalui integrasi berbagai layanan dalam aplikasi Tring, Pegadaian menargetkan kebutuhan finansial nasabah dapat terpenuhi dalam satu platform, mulai dari investasi hingga perencanaan keuangan jangka panjang, termasuk kebutuhan pendidikan dan pembelian rumah.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup