PLN Dorong Bank Sampah Gresik Jadi Pusat Ekonomi Sirkular
M-Radar News, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) mendorong Bank Sampah Induk Gemes Sekardadu di Kelurahan Ngargosari, Kabupaten Gresik, menjadi pusat ekonomi sirkular. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertema Circular Waste Initiative, PLN UIT JBM memberikan bantuan mesin komposter dan pelatihan pengolahan sampah organik kepada bank sampah tersebut.
Bantuan diserahkan Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UIT JBM, Andri Oktavian, kepada Ketua Bank Sampah Induk Gemes Sekardadu, Siti Fitriah. Acara penyerahan disaksikan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik.
Program ini diberi nama ELSINDUK GEMES, singkatan dari Elektrifikasi Bank Sampah Induk Gemar Memilah Sampah. Tujuannya meningkatkan nilai ekonomi sampah dan memperkuat budaya memilah sampah sejak dari rumah tangga.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengatakan keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang andal. “Program ELSINDUK GEMES merupakan komitmen PLN UIT JBM dalam mendukung ekonomi sirkular berbasis masyarakat,” ujarnya dalam rilis yang diterima redaksi pada Selasa, 21 Juli 2026.
“Kami berharap Bank Sampah Induk Gemes Sekardadu berkembang menjadi pusat edukasi, inovasi, dan pemberdayaan ekonomi sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” lanjut Ika Sudarmaja.
Selain meningkatkan kapasitas pengolahan sampah organik, program ini diharapkan menjadikan bank sampah sebagai pusat pembelajaran bagi masyarakat. Peluang usaha baru dari hasil pengolahan sampah juga diharapkan terbuka.
Kolaborasi PLN UIT JBM, Bank Sampah Induk Gemes Sekardadu, dan Pemerintah Kabupaten Gresik diharapkan mampu memperluas budaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Penerapan ekonomi sirkular pun diharapkan semakin kuat untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.










