Sosok Andi Syamsuddin Arsyad, Pengusaha Asal Kalimantan yang Temui Seskab Teddy
M-Radar News, Jakarta – Andi Syamsuddin Arsyad atau yang akrab disapa Haji Isam, pengusaha asal Kalimantan Selatan, melakukan pertemuan dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Minggu, 9 Agustus 2026. Pertemuan tersebut membahas perkembangan investasi dan percepatan hilirisasi di sejumlah sektor strategis yang menjadi fokus pemerintah untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.
Pembahasan utama dalam pertemuan ini meliputi sektor pertambangan, hilirisasi, agribisnis, energi, dan logistik. Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif. Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha seperti Haji Isam dianggap penting untuk mempercepat proses hilirisasi, meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri, serta membuka lapangan kerja baru.
Andi Syamsuddin Arsyad dikenal luas sebagai pemilik Jhonlin Group, sebuah konsorsium bisnis yang bergerak di berbagai bidang. Berasal dari Batulicin, Kalimantan Selatan, Haji Isam lahir pada 1 Januari 1977 dan memulai usahanya dari nol hingga menjadi salah satu pengusaha besar di Indonesia.
Jhonlin Group mengelola berbagai sektor usaha, termasuk pertambangan batu bara, perkebunan kelapa sawit, produksi biodiesel, logistik, pelayaran, dan transportasi udara. Perusahaan-perusahaan dalam ekosistem bisnis Jhonlin antara lain PT Jhonlin Baratama, Jhonlin Marine and Shipping, Jhonlin Air Transport, serta PT Jhonlin Agro Raya.
Fokus pemerintah terhadap hilirisasi bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas sumber daya alam yang selama ini diekspor dalam bentuk bahan mentah. Dengan memperkuat industri pengolahan di dalam negeri, diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih luas serta memperkuat kemandirian ekonomi nasional.
Sektor logistik juga menjadi perhatian penting karena berperan dalam mendukung rantai distribusi produk hingga ke konsumen akhir, sehingga mampu menggerakkan perekonomian secara menyeluruh.
Pertemuan ini berlangsung di tengah upaya pemerintah untuk mempercepat masuknya investasi produktif dan mengoptimalkan potensi sumber daya nasional melalui sinergi dengan dunia usaha. Keberadaan pengusaha yang memiliki pengalaman luas seperti Haji Isam diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam mencapai tujuan tersebut.
Dengan latar belakang dan pengalamannya, Andi Syamsuddin Arsyad menjadi contoh pengusaha yang mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.










