Proyek Betonisasi Jalan Kebonagung-Kemasan Capai 48 Persen, Pelaksana Targetkan Rampung 16 Desember

Proyek pembangunan betonisasi jalan di ruas Kebonagung-Kemasan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Foto: dok/ist

M-Radar News, Sidoarjo – Proyek pembangunan betonisasi Jalan Kebonagung-Tambak Kemerakan, tepatnya pada ruas Kebonagung-Kemasan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, terus dikebut.

Meski progres pengerjaan baru mencapai 48 persen, pelaksana proyek senilai Rp18 miliar tersebut optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal kontrak pada 16 Desember 2026.

Baca juga:

Pelaksanaan proyek sempat mengalami kendala teknis yang berdampak pada capaian progres. Salah satu hambatan utama adalah keberadaan tiang listrik milik PT PLN yang berada di area pemancangan turap beton.

Pelaksana Lapangan PT Bangun Konstruksi Persada, Hanif Sujatmiko mengatakan, kendala pemindahan tiang listrik tersebut kini telah teratasi. Pekerjaan dapat kembali difokuskan pada pemasangan corrugated concrete sheet pile (CCSP), atau turap beton untuk memperkuat dan menahan badan jalan.

“Progres pengerjaan saat ini sudah mencapai 48 persen, tetapi masih tertinggal sekitar 9 persen karena sebelumnya terkendala tiang PLN. Persoalan tersebut kini sudah diatasi,” kata Hanif saat ditemui di Sidoarjo, pada Sabtu (17/10/2026) sore.

Menurut Hanif, pemancangan CCSP menjadi salah satu tahapan penting sebelum pekerjaan betonisasi dilaksanakan secara optimal. Proses tersebut harus memenuhi persyaratan teknis, termasuk ketentuan umur material minimal 14 hari sebelum dipancang.

Material CCSP dipasok dari pabrikan atau vendor di Pasuruan. Karena harus memenuhi persyaratan umur material, pengiriman dilakukan secara bertahap. Untuk mengejar ketertinggalan progres, pihak pelaksana terus berkoordinasi dengan vendor agar distribusi material dapat dipercepat.

“Stok material sudah tersedia, tetapi pengirimannya tetap harus menunggu hingga umur material memenuhi persyaratan. Kami terus mendorong vendor agar distribusinya lebih intensif,” jelas Hanif.

Proyek penanganan jalan tersebut memiliki panjang sekitar 1,05 kilometer dengan lebar enam meter. Hingga saat ini, pemancangan CCSP telah mencapai sekitar 600 meter, sementara pekerjaan yang tersisa diperkirakan sekitar 500 meter. Setiap elemen turap beton memiliki panjang sekitar delapan meter.

Baca juga:

Hanif menambahkan, pekerjaan saluran drainase telah rampung. Setelah seluruh pemancangan CCSP selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan betonisasi menggunakan metode rigid pavement atau perkerasan beton kaku.

Untuk mengejar target penyelesaian, pihak pelaksana berupaya mengoptimalkan pekerjaan di lapangan sekaligus mempercepat pasokan material. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan ketertinggalan progres, sehingga tahapan pekerjaan berikutnya bisa segera dilaksanakan.

“Kami tetap optimistis pekerjaan selesai sesuai target kontrak pada tanggal 16 Desember 2026. Saat ini, fokus utama kami menuntaskan pemancangan CCSP agar betonisasi bisa segera dilanjutkan,” tegas Hanif.

Ia juga mengapresiasi koordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan konsultan pengawas selama pelaksanaan proyek. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik berperan penting dalam menyelesaikan kendala teknis, termasuk persoalan pemindahan tiang listrik PLN.

Dengan teratasinya kendala tersebut, percepatan pemancangan CCSP diharapkan mampu mengejar ketertinggalan progres. Penyelesaian tahapan ini menjadi salah satu faktor penting agar betonisasi Jalan Kebonagung-Tambak Kemerakan dapat diselesaikan sesuai target kontrak.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Baca juga:
Tutup