Puluhan Tahun Tak Tersentuh, Warga Subulussalam Swadaya Perbaiki Jalan Rusak
M-Radar News, Subulussalam – Puluhan tahun tak tersentuh pengaspalan, warga Desa Kuta Beringin, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, secara swadaya memperbaiki akses jalan rusak yang menjadi satu-satunya penghubung darat di kawasan tersebut. Langkah ini diambil lantaran belum adanya penanganan dari Pemerintah Kota Subulussalam sejak jalan tersebut pertama kali dibuka.
Kondisi jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer tersebut sangat memprihatinkan, terutama saat musim hujan tiba. Permukaan jalan berubah menjadi lumpur tebal yang tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga melumpuhkan mobilitas masyarakat.
Salah satu tenaga pendidik di SDN Kuta Beringin, Raja Kombih, mengungkapkan bahwa aksi perbaikan jalan ini murni dilakukan atas inisiatif warga yang mengumpulkan dana secara patungan. Menurutnya, jalan ini merupakan jalur vital bagi kelangsungan hidup masyarakat sehari-hari.
“Warga melakukan gotong royong dengan dana patungan, mengingat jalan ini satu-satunya akses perekonomian masyarakat, pendidikan, dan kesehatan,” ujar Raja Kombih kepada awak media, Selasa 21 Juli 2026.
Raja Kombih menambahkan, keputusasaan warga sudah memuncak karena kondisi jalan tidak kunjung membaik sejak pembukaan jalur Desa Siperkas-Belukur. Selain berlumpur, jalan tersebut juga kerap terendam banjir akibat luapan Sungai Lae Soraya saat curah hujan tinggi.
“Puluhan tahun jalan ini tak pernah tersentuh. Kami sudah capek dan lelah dengan situasi jalan ini,” tegas Raja Kombih.
Sementara itu, Kepala Desa Kuta Beringin, Sukardi, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong perbaikan jalan telah berlangsung selama empat hari. Namun, aktivitas warga terpaksa dihentikan sementara waktu lantaran hujan kembali turun dan memperburuk medan kerja.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











