Gaya Hidup Sehat Makin Tren, Pasar Pakaian Olahraga RI Tembus Rp 38,5 T

Gaya Hidup Sehat Makin Tren, Pasar Pakaian Olahraga RI Tembus Rp 38,5 T

M-Radar News – Industri pakaian olahraga (sportswear) nasional berada dalam fase ekspansif. Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyebut nilai pasar sportswear Indonesia mencapai Rp 38,5 triliun pada 2025, tumbuh 8 persen. Angka tersebut diproyeksikan meningkat menjadi Rp 58,6 triliun pada 2030.

Pernyataan itu disampaikan Faisol pada acara ISAW dan Cosmetic Day 2026, Senin (3/8/2026). Setelah pandemi COVID-19, budaya olahraga masyarakat terus meningkat, mendorong pertumbuhan industri olahraga dalam negeri.

Berdasarkan data BPS, ekspor industri pakaian jadi dari tekstil naik dari USD 7,08 miliar pada 2024 menjadi USD 7,27 miliar pada 2025, tumbuh 2,7 persen. Faisol menilai tren ini menunjukkan daya saing industri apparel nasional, termasuk produk pakaian olahraga, di pasar global.

Industri alat olahraga juga mencatat pertumbuhan ekspor 12 persen, dari USD 274,4 juta menjadi USD 306,3 juta. Sementara industri kosmetik tumbuh lebih tinggi, 13,7 persen, dengan nilai ekspor meningkat dari USD 416,8 juta menjadi USD 473,8 juta.

Dari sisi tenaga kerja, jumlah industri kecil subsektor pakaian jadi mencapai 594 ribu unit usaha pada 2024, menyerap 1,2 juta tenaga kerja. Subsektor kulit, produk kulit, dan alas kaki memiliki 53 ribu unit usaha dengan 205 ribu tenaga kerja. Sementara industri alat olahraga tercatat 128 unit usaha dengan 15.663 tenaga kerja.

Industri kosmetik juga menunjukkan pertumbuhan pesat. Jumlah industri kosmetik meningkat dari sekitar 1.500 unit pada 2025 menjadi 1.655 unit per Juli 2026, dengan lebih dari 87 persen merupakan usaha kecil dan menengah. Hingga Juni 2026, produk kosmetik terdaftar di Badan POM melampaui 354 ribu produk.

Faisol menilai industri kosmetik memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Banyak brand kosmetik nasional yang berhasil ekspansi ke pasar kawasan dan global. Pameran Indonesia Sport and Active Wear (ISAW) dan Cosmetic Day 2026 mengusung tema “Lokal, Aktif, dan Halal” untuk memperkuat produksi dalam negeri dan menggambarkan gaya hidup masyarakat yang produktif.

Penyatuan ISAW dan Cosmetic Day mencerminkan kedekatan karakter pasar dan konsumennya. Kedua industri tumbuh seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin aktif, sehat, dan memperhatikan penampilan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup