Kroasia Vs Inggris 0-7, Kekalahan Terburuk Vatreni
M-Radar News, Rijeka – Tim nasional sepak bola Inggris mencatat kemenangan besar dengan membantai Kroasia 7-0 pada pertandingan ketiga Grup 3 UEFA Nations League A yang digelar di Stadion HNK Rijeka, Sabtu (31/10/2026) waktu setempat. Hasil ini menjadi kekalahan terburuk sepanjang sejarah Kroasia, yang dikenal dengan julukan Vatreni.
Meski peringkat FIFA Kroasia (13) dan Inggris (4) tidak terlalu jauh, skor telak ini cukup mengejutkan penggemar sepak bola. Rekor kekalahan Kroasia sebelumnya yang terberat adalah 0-6 dari Spanyol pada UEFA Nations League 2018, namun kekalahan tersebut terjadi di laga tandang.
Pada pertandingan ini, Kroasia menurunkan sejumlah pemain andalan seperti Josko Gvardiol, Luka Modric, Mateo Kovacic, dan Ivan Perisic. Namun, mereka tidak mampu menahan serangan agresif Inggris yang tampil dominan sejak babak pertama.
Jalannya Pertandingan
Inggris sudah memimpin dengan skor 4-0 di babak pertama berkat gol dari Harry Kane (menit ke-8), Jude Bellingham (menit ke-21), Anthony Gordon (menit ke-39), dan Bukayo Saka (menit ke-45). Permainan Inggris selama babak pertama menunjukkan kualitas sepak bola yang menawan dan efektif dalam menyerang.
Meski sudah unggul jauh, Inggris terus menekan dan menambah gol di babak kedua. Kane mencetak gol keduanya pada menit ke-53 setelah menerima umpan silang dari Eliott Anderson. Bukayo Saka menggandakan golnya pada menit ke-68 setelah menerima assist dari Kane. Gol terakhir dicetak oleh Morgan Rogers pada menit ke-87 dengan melewati penjaga gawang Kroasia, Dominik Livakovic, setelah lolos dari jebakan offside.
Dampak dan Klasemen
Kemenangan telak ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Inggris atas Kroasia menjadi lima pertandingan sejak Piala Dunia 2018. Pada klasemen sementara Grup 3 UEFA Nations League A, Inggris naik ke posisi kedua dengan mengoleksi 6 poin, sedangkan Kroasia berada di posisi ketiga dengan 3 poin.
Hasil ini menjadi peringatan bagi Kroasia untuk segera melakukan evaluasi guna memperbaiki performa di laga-laga berikutnya demi menjaga reputasi dan posisi di kompetisi Eropa.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.














