Digelar Serentak, Pemkab Klaten Gelar Salat Istisqa Panjatkan Doa Mohon Hujan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, menggelar salat istisqa di halaman Pendopo Pemkab Klaten, pada Selasa (27/10/2026). Foto: dok/ist.

M-Radar News, Klaten – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, menggelar salat istisqa di halaman Pendopo Pemkab Klaten, pada Selasa (27/10/2026), sebagai upaya memohon turunnya hujan di tengah kondisi kekeringan yang masih melanda sejumlah wilayah.

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah (Jateng), sesuai arahan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng, sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan, sekaligus menjadi momentum introspeksi dan pertobatan kepada Allah SWT.

Baca juga:

Salat istisqa tersebut diikuti jajaran Pemkab Klaten, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Klaten, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Klaten. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Dr. Hakimuddin Salim, L.C., M.A., dari Komisi Fatwa MUI Kabupaten Klaten.

Pelaksanaan salat istisqa dimaknai sebagai bentuk ikhtiar dan tafakur untuk menyadari keterbatasan manusia serta memohon pertolongan Allah SWT. Melalui ibadah tersebut, masyarakat juga diajak untuk memohon ampunan, bertobat, dan memperbaiki diri.

Plt. Bupati Klaten, Mahanni Yulindha Pratiwi mengatakan, pelaksanaan salat istisqa merupakan tindak lanjut arahan MUI Jawa Tengah yang mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota melaksanakan ibadah tersebut secara serentak.

“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan salat istisqa atas arahan MUI Jawa Tengah. Hari ini seluruh wilayah Jawa Tengah melaksanakan salat secara serentak,” ujar Mbak Linda sapaan akrabnya seusai kegiatan.

Mbak Linda berharap, pelaksanaan salat istisqa menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan keimanan, bertobat, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ia juga berharap, doa yang dipanjatkan dapat dikabulkan sehingga hujan segera turun dan membawa keberkahan bagi masyarakat, khususnya warga yang terdampak kekeringan dan kebakaran hutan.

Baca juga:

“Harapan kami, pertama, kita melakukan pertobatan kepada Allah SWT. Kedua, semoga melalui doa ini hujan dapat turun untuk membawa keberkahan bagi saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, terutama kekeringan dan kebakaran hutan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mbak Linda menyampaikan, bahwa dalam beberapa hari terakhir hujan telah mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Klaten. Namun, masih ada wilayah yang belum mendapatkan curah hujan sehingga diharapkan hujan dapat turun secara merata.

“Alhamdulillah, beberapa hari terakhir sudah ada wilayah yang diguyur hujan, tetapi masih ada juga yang belum. Harapan kami, ke depan hujan dapat turun dan membawa keberkahan untuk semuanya,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan salat istisqa ini, Pemkab Klaten berharap masyarakat senantiasa memperkuat doa dan ikhtiar, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama dalam menghadapi dampak kekeringan dan kebakaran hutan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Baca juga:
Tutup