Babinsa Blega Berikan Edukasi Antibullying Siswa SMP Al Qohhariy

Babinsa Blega Berikan Edukasi Antibullying Siswa SMP Al Qohhariy

M-Radar News, Bangkalan – Babinsa Koramil Blega menanamkan nilai-nilai pembinaan karakter serta edukasi pencegahan perundungan kepada siswa-siswi baru SMP Al Qohhariy, Desa Rosep, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Rabu 8 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di bawah naungan Yayasan Al-Hasani Assyafiiy.

Sertu Akhmad Syaiful Bahri bersama Serda Taukit hadir langsung memberikan materi mengenai pentingnya pendidikan, kedisiplinan, dan saling menghormati antarsesama. Langkah edukatif ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak demi mendukung proses belajar mengajar secara maksimal.

Sertu Akhmad Syaiful Bahri menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan MPLS merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap pembinaan generasi muda. Melalui edukasi sejak dini, para siswa diharapkan memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan pentingnya disiplin, saling menghargai, serta menolak segala bentuk perundungan. Kami berharap para siswa dapat menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman serta harmonis,” tutur Sertu Akhmad Syaiful Bahri.

Edukasi pencegahan bullying ini diharapkan mampu membentengi para peserta didik baru dari perilaku negatif selama menuntut ilmu. Pembentukan karakter yang kokoh sejak awal masuk sekolah menjadi bekal penting bagi siswa untuk bertumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Kegiatan MPLS di SMP Al Qohhariy berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para siswa. Mereka diajak berdiskusi dan bermain peran untuk memahami dampak buruk perundungan. Babinsa juga memberikan contoh nyata tentang pentingnya saling menghormati di lingkungan sekolah.

Selain itu, Babinsa menekankan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi semua siswa. Tidak ada tempat untuk perundungan dalam bentuk apa pun. Para siswa diajak untuk berani melapor jika melihat atau mengalami tindakan perundungan.

“Kami ingin anak-anak merasa nyaman dan aman di sekolah. Jika ada masalah, segera sampaikan kepada guru atau orang tua. Jangan dipendam sendiri,” tambah Sertu Akhmad Syaiful Bahri.

Kepala SMP Al Qohhariy menyambut baik kehadiran Babinsa dalam kegiatan MPLS. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan siswa saat ini. Pihak sekolah berharap kerja sama dengan TNI AD dapat terus berlanjut untuk pembinaan karakter siswa.

“Kami berterima kasih atas partisipasi Babinsa. Materi antibullying ini sangat penting bagi siswa baru agar mereka tumbuh dengan karakter yang baik dan saling menghargai,” ujar Kepala Sekolah.

Kegiatan MPLS di SMP Al Qohhariy diikuti oleh seluruh siswa baru. Mereka mendapatkan pembekalan tidak hanya tentang antibullying, tetapi juga tentang kedisiplinan dan tata tertib sekolah. Babinsa juga memberikan motivasi untuk meraih prestasi.

Dengan adanya edukasi ini, diharapkan siswa SMP Al Qohhariy dapat menjadi agen perubahan dalam mencegah perundungan di lingkungan sekolah. Mereka diharapkan mampu menciptakan budaya saling menghormati dan bekerja sama.

Babinsa Koramil Blega berencana untuk terus melakukan kegiatan serupa di sekolah-sekolah lain di wilayah Kecamatan Blega. Hal ini sebagai upaya preventif untuk membentuk generasi muda yang berkarakter dan bebas dari perundungan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup