MTQ ke-40 Desa Bantan Tengah Pererat Ukhuwah dan Cetak Generasi Cinta Al-Quran
M-Radar News, Bengkalis – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Desa Bantan Tengah resmi dibuka di Masjid Nurus Salam, Kamis malam 16 Juli 2026. Acara ini menjadi ajang kompetisi seni baca Al-Quran sekaligus sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran di kalangan generasi muda.
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan, Nasuha, hadir langsung dalam pembukaan tersebut. Kehadirannya menjadi wujud dukungan Kementerian Agama terhadap penyelenggaraan syiar Islam di tingkat desa. Ia juga memperkuat sinergi antara KUA, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membumikan nilai-nilai Al-Quran.
Dalam sambutannya, Nasuha mengajak seluruh masyarakat menjadikan MTQ sebagai momentum untuk semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan kandungan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ ini adalah sarana kita bersama untuk melahirkan generasi yang tidak hanya pandai melantunkan ayat suci, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nasuha.
Pembukaan MTQ dipusatkan di Masjid Nurus Salam. Acara dihadiri oleh aparat Pemerintah Desa Bantan Tengah, tokoh agama, tokoh masyarakat, para qari dan qariah peserta MTQ, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan dengan penuh antusias.
Suasana pembukaan berlangsung khidmat dan semarak. Hal ini mencerminkan tingginya semangat kebersamaan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan syiar Islam di Desa Bantan Tengah. Antusiasme warga menjadi bukti bahwa MTQ masih menjadi agenda keagamaan yang dinantikan setiap tahunnya.
Melalui penyelenggaraan MTQ ke-40 ini, KUA Kecamatan Bantan bersama Pemerintah Desa Bantan Tengah berharap dapat melahirkan qari dan qariah terbaik. Mereka diharapkan mampu mengharumkan nama desa pada ajang MTQ di tingkat kecamatan hingga kabupaten.
Selain melahirkan peserta berprestasi, MTQ diharapkan menjadi media pembinaan umat. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran Al-Quran. Dengan demikian, terwujud masyarakat Desa Bantan Tengah yang religius, rukun, dan berakhlakul karimah dengan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












