Penjualan Baju dan Peralatan Sekolah di Sibolga Sepi
M-Radar News, Pedagang keperluan sekolah di Pasar Nauli, Sibolga, mengeluhkan sepinya pembeli menjelang tahun pelajaran baru 2026/2027. Pembelian baju seragam, sepatu, tas, dan peralatan tulis menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Tina Simanullang, pedagang baju seragam sekolah di Pasar Nauli, mengaku jumlah seragam yang terjual saat ini lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. “Biasanya mulai dua minggu sebelum masuk sekolah sudah ramai, setiap hari pasti ada puluhan orang belanja. Sekarang sehari bisa dapat tiga sampai lima pembeli saja sudah syukur,” ujar Tina, Senin, 6 Juli 2026.
Menurut Tina, sulitnya perekonomian masyarakat menjadi penyebab turunnya daya beli. Harga jual seragam tahun ini juga sedikit naik dari tahun lalu. “Mungkin karena harga sedikit naik jadi banyak orang tua murid yang menunda membeli seragam baru. Bahkan lebih laku saat ini pakaian bekas,” kata Tina.
Keluhan serupa disampaikan oleh Rista Manalu, pedagang buku, alat tulis, dan peralatan sekolah. Rista menyebutkan penjualan alat tulis, buku, dan tas merosot tajam hingga mencapai separuh dari angka penjualan tahun lalu. Meski belum terlihat tanda-tanda peningkatan jumlah pembeli, Rista berharap dalam beberapa hari ke depan pembeli semakin ramai. “Inilah, stok barang kita masih banyak, belum bergeser (laku),” ujar Rista.
Tina maupun Rista berharap ada peningkatan jumlah pembeli pada empat atau lima hari ke depan, untuk menghindari kerugian.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.








