Heboh Temuan 995 Senjata, Narkoba, CD Porno di Gudang Yayasan Sekolah Jaksel
M-Radar News, Jakarta – Penemuan 995 senjata, termasuk airgun dan air rifle, amunisi, narkotika, serta CD porno di sebuah gudang yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, memicu penyelidikan oleh Polres Metro Jakarta Selatan.
Temuan ini pertama kali diketahui pada Jumat, 10 Juli 2026, dan dilaporkan ke pihak kepolisian yang segera membuat Laporan Polisi Model A. Laporan resmi dari masyarakat diterima pada 15 Juli 2026. Senjata-senjata tersebut tersimpan di ruangan kepala yayasan dan terdiri dari berbagai jenis, termasuk satu pucuk yang diduga senjata api.
Fakta Utama Penemuan
- Jumlah senjata yang ditemukan sekitar 995 pucuk, meliputi airgun, air rifle, dan senjata api yang masih diselidiki.
- Ditemukan juga amunisi, alat pembuat peluru, narkoba, dan CD pornografi di ruangan-ruangan yang sebelumnya tertutup dan baru dapat diakses saat pendampingan polisi.
- Kuasa hukum yayasan, Hermawanto, menyatakan temuan ini diserahkan sepenuhnya kepada penyidik untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk forensik dan balistik.
Penjelasan dari Pihak Yayasan dan PT Lokta Karya Perbakin
Kuasa hukum yayasan menjelaskan bahwa Ketua Yayasan berinisial IWD diberhentikan pada 18 April 2026 karena dugaan penyalahgunaan keuangan yayasan untuk kepentingan pribadi, termasuk pembelian tanah yang dicatat atas nama istri IWD.
Sementara itu, Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, Alhadid, menyatakan bahwa 995 airsoft gun yang ditemukan merupakan inventaris berizin untuk kegiatan ekstrakurikuler menembak yang dimulai sejak 2020. Namun, kegiatan tersebut berhenti setelah pembina ekstrakurikuler meninggal pada tahun 2024, dan senjata-senjata tersebut kini sudah tidak layak pakai karena karatan.
Konteks dan Dampak
Penemuan ini menimbulkan perhatian luas dan menjadi perhatian aparat kepolisian untuk memastikan status hukum senjata-senjata dan barang-barang terkait yang ditemukan. Polres Metro Jakarta Selatan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul dan legalitas dari seluruh barang bukti tersebut.
Kejadian ini juga menyoroti tata kelola dan pengawasan yayasan sekolah, khususnya terkait keamanan dan penggunaan aset yayasan, yang kini tengah menjadi fokus penegakan hukum.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.








