Tiga Anggota Polisi Jadi Korban Bandar Narkoba, Polres Magetan Gelar Salat Ghaib
M-Radar News, Magetan – Polres Magetan menggelar salat ghaib dan doa bersama sebagai penghormatan atas gugurnya tiga personel Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan di Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2026). Kegiatan berlangsung di Masjid Shiratal Mustaqim dan dipimpin Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.
Salat ghaib diikuti pejabat utama, perwira, bintara, aparatur sipil negara (ASN) Polres Magetan, serta dipimpin imam oleh Ustaz Muhammad Fatih dari Pondok Pesantren Al Fatah Temboro. Doa dipanjatkan untuk Ipda Anumerta Sumariyanto, Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra, dan Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana.
Ketiganya gugur saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, pada 2 Juli 2026. Berdasarkan informasi kepolisian, ketiga personel mendapat perlawanan dari sekelompok warga dan keluarga pelaku yang menggunakan senjata tajam. Mereka sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di Sungai Katingan.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan salat ghaib merupakan bentuk penghormatan kepada anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas negara. “Kami keluarga besar Polres Magetan menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya tiga anggota terbaik Polri. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” ujarnya.
Menurut Kapolres, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian, khususnya dalam pemberantasan narkoba, memiliki risiko tinggi. “Semoga seluruh anggota Polri senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, dan kekuatan dalam mengemban amanah menjaga keamanan serta melayani masyarakat,” katanya.
Selain salat ghaib, kegiatan juga diisi dengan doa bersama dan tausiah. Ustaz Muhammad Fatih mengingatkan pentingnya keikhlasan, kesabaran, dan ketakwaan dalam menjalankan setiap amanah, termasuk tugas sebagai aparat penegak hukum.
Atas pengorbanan ketiga anggota tersebut, Kapolri telah memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta. Sementara itu, proses penyidikan dan pengejaran terhadap para pelaku penyerangan masih terus dilakukan oleh kepolisian.
Presiden Prabowo Subianto turut menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga anggota polisi saat operasi penindakan kasus narkoba tersebut. Hal itu disampaikannya saat peluncuran B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











