Viral Sisa Makanan MBG di Bondowoso, Ini Penjelasan Ketua Satgas Emil Dardak
M-Radar News, Surabaya – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Jawa Timur (Jatim), Emil Elestianto Dardak menegaskan, viralnya video sisa makanan Program MBG di MTsN 4 Bondowoso, harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh agar pelaksanaan program semakin tepat sasaran dan mampu menekan potensi food loss.
Menurut Emil, berdasarkan klarifikasi yang diterimanya, makanan yang tampak dalam video viral tersebut bukan sengaja dibuang oleh para siswa. Sisa makanan dikumpulkan untuk dimanfaatkan kembali sehingga tidak terbuang percuma.
“Sudah ada klarifikasi bahwa itu sebenarnya bukan dibuang, tetapi memang dikumpulkan sisa-sisa makanan. Kesannya dibuang, padahal sisa makanan itu dikumpulkan agar tidak tercecer dan selanjutnya dapat dimanfaatkan kembali,” ujar Emil, Kamis (23/7/2026).
Ia menjelaskan, kejadian tersebut berlangsung di wilayah layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonosari Tumpeng, Kabupaten Bondowoso, yang melayani sebanyak 2.386 penerima manfaat.
Berdasarkan informasi awal, video tersebut direkam oleh pihak di luar lingkungan guru maupun tenaga kependidikan MTsN 4 Bondowoso.
Meski demikian, Emil menegaskan, klarifikasi tersebut masih perlu dipastikan melalui proses verifikasi agar seluruh fakta yang berkembang dapat menjadi dasar perbaikan program.
“Informasi ini tentu harus diverifikasi kembali. Yang terpenting, kejadian ini menjadi bahan introspeksi agar pelaksanaan MBG ke depan semakin baik, terutama dalam menentukan porsi makanan yang disajikan,” katanya.
Emil menilai, penyesuaian porsi menjadi salah satu aspek penting yang perlu dievaluasi. Menurutnya, makanan yang disajikan harus memenuhi kebutuhan gizi peserta didik sekaligus disesuaikan dengan kemampuan mereka untuk menghabiskan makanan.
“Keseimbangan gizi tetap menjadi prioritas. Namun, porsi juga harus proporsional dengan lauk dan kebutuhan siswa agar tidak menimbulkan sisa makanan yang berlebihan,” tuturnya.
Ia mengakui, jumlah sisa makanan yang terlihat dalam video cukup banyak. Karena itu, Badan Gizi Nasional (BGN) diharapkan dapat menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi untuk menyempurnakan pelaksanaan Program MBG.
“Terlihat sisa makanan cukup signifikan. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi BGN agar pelaksanaan MBG semakin optimal. Meskipun sisa makanan masih dapat dimanfaatkan, akan lebih baik jika porsi dan penyajiannya lebih tepat sehingga food loss dapat ditekan semaksimal mungkin,” ucap Emil.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan sejumlah siswa menuangkan sisa makanan Program MBG ke sebuah gerobak di MTsN 4 Bondowoso viral di media sosial.
Pihak sekolah kemudian memberikan klarifikasi, bahwa makanan tersebut bukan sengaja dibuang oleh siswa, melainkan sisa makanan yang dikumpulkan untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












